Home / Legislator / Politic / Rilis

Jumat, 26 April 2024 - 20:41 WIB

Terima Pengurus Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia, Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Peningkatan Industri Penjualan Langsung

KM - Penulis

JAKARTA – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menerima aspirasi dari Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI), terkait keberadaan UU No.7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, serta PP Nomor 29 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perdagangan. Kedua peraturan tersebut melarang penjualan langsung (direct selling) menjual produknya melalui online marketplace (e-Commerce).

Disisi lain, Malaysia dan Filipina saja sudah memberikan izin kepada pelaku direct selling mengakses platform e-Commerce. Sementara Thailand, Brazil, dan Tiongkok, sudah memperbolehkan berbagai produk penjualan langsung melalui platform digital marketing.

“Karena pelaku direct selling Indonesia tidak bisa mengakses e-Commerce, justru malah membuat pelaku usaha lain yang melakukannya. Akibatnya terjadi persaingan tidak sehat karena saling banting harga atau bahkan maraknya penipuan terhadap konsumen. Jika diberikan akses official ke berbagai platform e-Commerce, mereka bisa melakukan pengawasan sekaligus pengendalian mutu produk,” ujar Bamsoet usai menerima pengurus APLI, di Jakarta, Jumat (26/4/24).

Baca Juga :  Ciptakan Rasa Aman !! Kapolda Jateng : Rumah Restorasi Of Justice

Hadir para pengurus APLI antara lain, Ketua Umum Kany Soemantoro, Sekretaris Jenderal Ina Rachman, Pengawas Kode Etik Mulyaharja, serta Wakil Ketua Andam Dewi, Petrus Irianto, dan Afianto Tjia.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, di tengah perkembangan platform e-Commerce yang malah membuat produk impor membanjiri dalam negeri, industri direct selling justru berjasa dalam menjaga dan melindungi produk dalam negeri. Karena mayoritas produk yang dijual adalah produk dalam negeri.

“Karenanya pemerintah perlu memberikan keberpihakan kepada pelaku industri direct selling agar mereka bisa menjajakan dagangannya melalui sarana digital marketplace. Sehingga bisa semakin menggairahkan pelaku UMKM dalam negeri. Hasil produk dalam negeri harus menjadi raja di negeri sendiri,” jelas Bamsoet.

Baca Juga :  Presiden Akan Tanam Mangrove Bersama Masyarakat di Riau dan Kepri

Ketua Dewan Pembina APLI dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, keberpihakan terhadap pelaku industri direct selling sangat penting. Mengingat ekosistem ini mampu membuka lapangan pekerjaan bagi lebih dari 8 juta orang yang menjadi distributor penjualan langsung, serta 579 perusahaan yang sudah memiliki ijin penjualan langsung.

“Selama ini bisnis penjualan langsung juga telah memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional. Tergambar pada besarnya transaksi penjualan yang cukup signifikan. Sebagai gambaran, pada tahun 2019 saja, ketika kondisi perekonomian tengah mengalami kelesuan, bisnis penjualan langsung justru mencatatkan transaksi lebih dari Rp 16,3 triliun,” pungkas Bamsoet. (*)

Follow WhatsApp Channel politicnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 17 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Eksekutif

Musim kemarau, Perumda Air Minum Kota Padang terus distribusikan air ke masyarakat

Rilis

Bamsoet Apresiasi Berdirinya Universitas Internasional Papua

Rilis

Deklarasi REKAT Indonesia Sumsel, Satukan Frekuensi untuk Dukung Penuh Ridwan Kamil 2024

Rilis

Dua Tunjangan PNS Ini Dicairkan Presiden Jokowi

Komunitas

PA GMNI Ajak Perkuat Gotong Royong Wujudkan Transformasi Bangsa

Rilis

Presiden Jokowi Resmikan Tugu Api Semangat Indonesia Merdeka

Komunitas

Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi ‘Jakarta With Love’ (JWL) Santuni 500 Anak Yatim

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Minta Penyuluh Terus Memotivasi Petani agar Produksi Pertanian Sumbar Makin Meningkat