Home / Eksekutif

Selasa, 29 November 2022 - 14:54 WIB

Tak Mampu Jaga Lidah, Kades Sebelei Terpaksa Berurusan dengan Polisi

Syafridhani Smaradhana - Penulis

Pantai Pendaratan Speedboat Desa sebelei, Kecamatan makian Barat, Kabupaten Halmahera Selatan

Pantai Pendaratan Speedboat Desa sebelei, Kecamatan makian Barat, Kabupaten Halmahera Selatan

PoliticNews.ID – Ternate: Tulah dari perbuatannya sendiri, Samiun Asari terpaksa berurusan di Kantor Polisi karena dilaporkan warganya sendiri. Kepala Desa Sebelei ini dipolisikan warganya karena mempermalukan mereka dihadapan warga lain, saat digelar pertemuan warga.

Peristiwa ini sendiri terjadi di Desa Sebelei, Kecamatan Makian Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, dalam dua acara berbeda, yakni saat rapat tentang air dan saat pembagian BLT kepada warga, masing-masing pada tanggal 10 Februari dan 25 Juni 2022.

Kepada awak media, Aman Saleh, salah satu pelapor mengatakan bahwa dirinya merasa tidak nyaman setelah ucapan Kadesnya dihadapan warga. Dirinya merasa telah difitnah oleh Samiun Asari yang membuatnya terpaksa harus melayangkan laporan ke polisi.

Kades Sebelei, Samiun Asari saat dimintai keterangan oleh Inspektorat Halsel (08/22).

Selain Aman Saleh, ikut melaporkan Kades Sebelei adalah Hasan Usman dan Ilyas Haji, yang juga dipermalukan dihadapan warga Desa Sebelei.

Baca Juga :  Wagub Sumbar Audy Joinaldy dan Plt Gubernur Lemhanas Berdiskusi Lepas di Sela Jamuan Makan Malam

Didampingi Kuasa Hukum Syafridhani, S.H., M.Kn, pada 2 Nopember lalu, kepada Penyidik Ditreskrimum Polda Maluku Utara telah diserahkan dua bukti rekaman audio ucapan Samiun Asari beserta transkripnya yang diduga berisikan fitnahan tersebut.

Transkrip dan sebuah flashdisk berisi rekaman tersebut diterima oleh Penyidik, disaksikan oleh Wadir Reskrimum dan Kasubdit Reskrimum Polda Maluku Utara. Usai menyimak transkripnya, Wadir Reskrimum segera memerintahkan agar perkara ini segera diproses.

“Kita apresiasi kerja Penyidik karena bekerja cepat, dan tidak butuh waktu lama untuk dilakukan pemanggilan kepada Terlapor,” ucap Syafridhani, S.H., M.Kn, Kuasa Hukum ketiga Pelapor.

Kepada awak media, Advokat yang juga Kuasa Hukum Masyarakat Peduli Pembangunan Desa Sebelei ini menyatakan bahwa para Kliennya sudah mengantongi bukti cukup. Selain juga pada proses pemeriksaan telah dihadirkan lima orang saksi, termasuk saksi yang merekam ucapan Samiun Asari saat gelar acara dihadapan warga.

Baca Juga :  Ketum DPN BKNDI: Harus Ada Kebijakan Taktis Selamatkan Desa Dimasa Pandemik

Kepala Desa Sebelei Samiun Asari sendiri telah dipanggil untuk dimintai keterangannya terkait ucapannya tersebut, namun belum memberikan komentar kepada awak media.

Hingga berita ini diturunkan, Penyidik masih melayangkan undangan ke beberapa saksi tambahan dari Desa Sebelei untuk melengkapi Berita Acara Pemeriksaan, sebelum dilakukan gelar perkara dan penetapan tersangka.

Berita ini 218 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Sebut Sertifikat Halal bagi UMKM Penting untuk Wujudkan Sumbar sebagai Pusat Industri Halal Nasional

Eksekutif

Bawaslu Kota Padang Melaksanakan Sosialisasi Peraturan Dan Produk Hukum Non Peraturan Bawalu

Eksekutif

Gubernur Sumbar Ajak ASN Bantu Dongkrak Partisipasi Pemilih dalam Pemilu Serentak 2024

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Serahkan Penghargaan bagi Para Guru dan Tendik Berprestasi Sumbar 2023

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Sebut Kerja Sama dengan Badan Usaha Perlu untuk Memacu Pembangunan Infrastruktur Sumbar

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Pastikan, Tahun ini Jaringan Irigasi di Nagari Jawi-Jawi Solok Diperbaiki

Eksekutif

Sumbar Creatifest 2023, Bentuk Nyata Keberpihakan Pemprov dan BI untuk Sektor UMKM Lokal

Eksekutif

Penyandang Disabilitas Sumbar Juara Nasional dan Diutus ke Korsel, Gubernur Mahyeldi : Sangat Inspiratif dan Membanggakan
Hubungi Redaksi Disini