Home / Eksekutif

Selasa, 16 April 2024 - 15:28 WIB

Sidak Sejumlah OPD, Gubernur Mahyeldi Pastikan Pelayanan Publik di Pemprov Sumbar Berjalan Normal Sejak Hari Pertama Pascalebaran

Wawan - Penulis

PADANG, – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, melakukan inspeksi mendadak (sidak) pascalibur Lebaran 1445 Hijriah di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Kesehatan Sumbar, Selasa (16/4/2024). Selain untuk memastikan pelayanan publik di Pemprov Sumbar kembali berjalan, Gubernur juga menegaskan tidak ada dispensasi terhadap pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan pada hari pertama bekerja setelah libur Hari Raya Idulfithri.

“Alhamdulillah, pagi ini kami sidah di Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Kesehatan. Semua pegawai dilaporkan hadir 100 persen tanpa ada yang cuti. Hal ini perlu kita pastikan karena kita berkomitmen bahwa pelayanan terhadap masyarakat langsung diberikan sejak hari pertama kita bekerja setelah libur Lebaran,” ucap Gubernur.

Gubernur menegaskan, pihaknya akan memberikan teguran keras kepada ASN mau pun Non-ASN yang tidak hadir tanpa keterangan jelas dan sesuai aturan pada hari pertama bekerja setelah Lebaran. Sebab, pegawai yang diperbolehkan tidak masuk hanya mereka yang memiliki alasan penting bersifat darurat, sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dan disepakati.

Baca Juga :  Respon Gubernur Terkait Bencana Banjir dan Tanah Lonsor yang Melanda Beberapa Daerah di Sumbar

“Tidak ada dispensasi bagi yang tidak hadir tanpa keterangan. Kami akan memberikan teguran tegas bagi yang tidak hadir pada hari pertama usai libur panjang Lebaran ini. Tidak ada toleransi bagi yang tidak disiplin. Bagi yang minta izin, itu juga harus setelah mendapatkan persetujuan dari atasannya, dengan alasan-alasan yang dapat diterima,” tegas Gubernur lagi.

Di samping itu, Gubernur Mahyeldi juga mengucapkan terima kasih dan mohon maaf lahir batin kepada seluruh pegawai Pemprov Sumbar Sumbar yang sudah masuk pada hari pertama kerja pascalebaran. Gubernur juga mengaku telah mendapatkan dari para kepala OPD terkait tingkat kehadiran pegawai di instansi masing-masing.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Pantau Posko Terpadu Lebaran di Lima Puluh Kota, Alat Berat Standby di Beberapa Titik

“Kini saatnya kita kembali bekerja dengan maksimal, demi berjalannya pelayanan bagi masyarakat Sumbar secara maksimal,” ucap Gubernur menutup.

Sementara itu di sisi lain, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar Ahmad Zakri mengatakan, sidak yang dilakukan oleh Gubernur pada instansi di lingkup Pemprov Sumbar memang berguna untuk memastikan telah berjalannya pelayanan publik dengan maksimal sejak hari pertama bekerja pascalabaran, sekaligus untuk bersilaturahmi dengan para pegawai Pemprov Sumbar karena masih dalam suasana Lebaran.

“Karena masih suasana Lebaran, pada kesempatan ini Gubernur juga bersilaturahmi dengan para pegawai. Ada pun tingkat kehadiran pegawai di lingkup Pemprov Sumbar pascalebaran ini, itu mencapai 98 persen. Ada pun dua persen lagi itu ada beberapa pegawai kita yang berpulang saat Ramadhan kemarin, dan ada yang berhalangan karena sakit dirawat,” ujar Zakri. (adpsb/h)

Follow WhatsApp Channel politicnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 5 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Eksekutif

Pemprov Sumbar akan Gelar Pasar Murah Cabe Merah dengan Harga Rp60 Ribu/Kg

Eksekutif

Terbitkan Edaran, Gubernur Mahyeldi Imbau Masyarakat Gunakan Hak Suara pada PSU DPD RI

Eksekutif

Ketua Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar Datangi Kemah Bela Negara Tingkat Daerah Tahun 2023 Menggunakan Jetski

Eksekutif

Penggantian Jembatan Pipa di Pengambiran, Langsung Diawasi Direktur Teknik Perumda Air Minum Kota Padang

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Siapkan Langkah Strategis untuk Tingkatkan Produktivitas Padi di Sumbar.

Eksekutif

Pemprov Sumbar Gelar Acara Pelepasan untuk Lima Mantan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang Purna Tugas

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Minta Seluruh Pihak Berupaya Maksimal Melepaskan 28 Nagari/Desa di Sumbar dari Status Tertinggal

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Tegaskan Pembinaan Remaja Butuh Kolaborasi Seluruh Pemangku Kepentingan