Home / Rilis

Rabu, 18 Mei 2022 - 12:22 WIB

RL Jadi Tersangka, OKP Cipayung mendukung serta mendesak KPK turun ke Kabupaten/kota lainnya di Maluku.

zQ - Penulis

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini tengah mendalami kasus gratifikasi yang melibatkan Walikota Ambon dua periode, Richard Lauhenapessy.

Setelah penetapan RL sebagai tersangka, KPK terus melakukan penyelidikan ke beberapa OPD dalam lingkup kota Ambon.

 

OKP Cipayung Kota Ambon diantaranya HMI, PMKRI, GMNI dan IMM melakukan konferensi pers untuk mendukung kinerja KPK dalan upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. (Rabu, 18 Mei 2022)

 

Ketua HMI Cabang Ambon, Afrizal Mukadar menyampaikan bahwa “Kami meminta KPK untuk terus melakukan pengembangan kasus tersebut, kami yakin gratifikasi ritel alfamidi itu hanya satu di antara banyaknya tindak kejahatan yang di lakukan oleh Walikota Ambon”. Ungkap HMI.

 

Senada dengan hal itu Ketua PMKRI Cabang Ambon, Christian A. D. Rettob meyakini bahwa “Dalam kasus ini kami yakin bahwa Walikota Ambon tidak sendiri atau dengan kata lain pasti ada keterlibatan instansi lain semisal DPRD sebagai lembaga pengawasan dan juga Kepala Dinas dalam lingkup Kota Ambon”.

Baca Juga :  Kunci Pemulihan Ekonomi Melalui Penguatan Kerja Sama BIMP-EAGA

 

Ketua GMNI Cabang Ambon, Adi S. Tebwaiyanan juga menaru perhatiaanya soal ini. “Memang Korupsi merupakan salah satu epidemi birokrasi yang menghambat laju kemajuan demokrasi, oleh karena itu di pandang perlu KPK sebagai lembaga pemberantasan korupsi lebih menunjukan actionya bukan hanya di kota ambon tetapi juga di 10 kab/kota yang lain”.

 

Hamja Loilatu selaku Ketua IMM Kota Ambon juga menekankan Dalam keterangan pers ini bahwa “Hal serupa mungkin tidak terjadi di kota ambon saja melainkan terjadi di Kabupaten kota lain di Maluku olehnya itu kami juga mendesak KPK untuk melirik ke 10 kepala daerah di kabupaten/kota di maluku”.

Baca Juga :  Barongsai "Gacor" Sumbang Emas Ketiga untuk Sumbar

 

Tindakan kejahatan yang merugikan rakyat harus di babat habis sampai ke akar-akarnya, jika tidak maka akan tumbuh subur dan tak terkendali seperti benalu melumat habis pohon yang kekar (subur) hingga kering (mati).

Point-point tuntutan dalam konferensi Pers tersebut sebagai berikut :

  1. Mendukung Operasi KPK Di Kota Ambon dan 10 Kabupaten/kota lainnya di Maluku.
  2. Mendesak KPK Untuk Memeriksa Seluruh Kepala Daerah lain, atas 10 Kabupaten/Kota Di Maluku.
  3. Mendesak KPK Untuk Memeriksa Seluruh OPD Di Lingkup Kota Ambon.
  4. Meminta KPK membuka keterlibatan pihak lain dalam kasus Tipikor Walikota Ambon.
Follow WhatsApp Channel politicnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 328 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Rilis

Peserta Trail Adventure Mandi Lumpur di Lembah Jahanam

Legislator

Dampingi Presiden Jokowi Luncurkan RPJPN 2025-2045, Ketua MPR RI Bamsoet Tegaskan Pentingnya PPHN untuk Kesinambungan Pembangunan

Rilis

Perkuat Prokes Kota Manado, BNPB Lepas Gerakan Mobil Masker Untuk Masyarakat

Legislator

Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Kiprah Akbar Tandjung dalam “Tribute to Akbar Tandjung”

Eksekutif

Resensi Buku: Membangun Politik Ber-Etika Merawat Demokrasi Bermakna oleh Dr. Yosminaldi, SH. MM

Rilis

Surpres Panglima TNI Terbit, Siapa yang Dipilih Jokowi

Rilis

Ribuan Warga Maluku Nyatakan Siap Dukung Ganjar Mahfud

Legislator

Terima Pengurus Bamus Betawi, Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Penguatan Pelestarian Seni dan Budaya Betawi