Home / Komunitas

Rabu, 22 Mei 2024 - 09:17 WIB

Rampak Sarinah Mengajak Kebangkitan Nasional untuk Mewujudkan Keadilan Sosial

J FK - Penulis

Rampak Sarinah menganggap penting untuk memperingati Gerakan Reformasi 98 terutama di saat erosi demokrasi. Soal waktu, Rampak Sarinah percaya bahwa  momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional adalah momentum yang tepat agar ada semangat menghentikan erosi demokrasi yang membelokkan amanat reformasi.
Ketua Rampak Sarinah Jakarta, Dhini M dan beberapa anggota Rampak Sarinah berpakaian hitam-hitam sebagai tanda keprihatinan.

“Di saat reformasi memasuki tahun ke 26 tahun situasi darurat justru dialami rakyat baik di sektor publik maupun domestik,” kata Dhini menjelaskan. Menurutnya, di sektor publik berhadapan penggerusan demokrasi berupa menyempitnya hak kebebasan berekspresi, berorganisasi, maupun persekusi terhadap aktivis-aktivis HAM dan Lingkungan.

Baca Juga :  Pengawas Institut Sarinah Dikukuhkan Menjadi Guru Besar FEB Unair: Prof.Dr.Muryani,Era.Ec.,M.Si.,MEMD

Ia melanjutkan bahwa situasi di keluarga juga memprihatinkan karena ada darurat KDRT, kekerasan seksual, perdagangan orang, angka kematian ibu dan anak yang tinggi, dan bencana alam serta kerusakan lingkungan yang memukul para perempuan dan anak. “Indonesia gagal memberikan keamanan bagi perempuan, Kekerasan Berbasis Gender di situasi yang mengenaskan,” Dhini menekankan.

Selama aksi, Rampak Sarinah membuka spanduk berwarna ungu berisi tuntutan agar pemerintah memberikan keadilan bagi para perempuan dan rakyat miskin. Di spanduk juga ada tuntutan pengesahan RUU PPRT sebagai salah satu upaya mewujudkan keadilan bagi para perempuan miskin berprofesi PRT.

Baca Juga :  Muzani Beri Pembekalan ke Ribuan Saksi Gerindra di Lampung

“UU PPRT sudah 20 tahun digantung di DPR. Apa artinya Kebangkitan Nasional jika tidak diam ditujukan untuk memberikan keadilan bagi rakyat miskin?” keluh Dhini lebih lanjut. Rampak Sarinah berharap seluruh rakyat tidak apatis untuk memperbaiki keadaan. “Semangat pergerakan nasional 1908, 1998 harus tetap dikobarkan untuk mewujudkan keadilan sosial melalui demokrasi ekonomi dan pembangunan berkelanjutan,” jelas Dhini mengakhiri.

Jakarta, 21 Mei 2024

Berita ini 14 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Komunitas

Pahami Kode Etik, Dirut PT. MNS Grub Pers & PT. SMGC : UKW Bukan Perintah UU

Komunitas

HMI Komisariat KIP Unila Gelar Buka Puasa Bersama Alumni dan Pengurus.

Komunitas

DPP GPGP Adakan FGD Tentang Peran Pemuda dalam Kelanjutan Indonesia Maju 2024

Eksekutif

HARI AKHIR KAMPANYE, RELAWAN SAPUJAGAD ADAKAN ISTIGHOSAH BERSAMA WARGA NU SUKABUMI

Eksekutif

Wakil Bupati Banyuasin Buka PD-PKPNU Angkatan 1

Komunitas

Ganjar Diserbu Lautan Manusia saat Perpisahan; Terima Kasih, Ini Kekuatan Buat Saya

Komunitas

Jalin Persaudaraan, Ikatan Mahasiswa Alo’e Kefamenanu Selenggarakan Turnamen Futsal Tingkat SD

Komunitas

DPP GMNI Himbau Seluruh DPC GMNI Se-Indonesia Memantau Kinerja Dinas Pendidikan Terkait Dana Bos