Home / Opini

Kamis, 8 Februari 2024 - 21:48 WIB

Pungli di perumahan kembali marak, oknum RT palak pengembang perumahan 125 juta rupiah

Wawan - Penulis

PADANG, – Praktek pungli sepertinya tak habis habis di komplek perumahan di Kota Padang , baru baru ini viral salah seorang oknum ketua RT di kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah Kota Padang meminta uang kepada develover perumahan yang nilainya mencapai 125 juta rupiah.

Permintaan uang 125 juta rupiah ini tertuang dalam berita acara hasil kesempakatan warga terkait kompensasi jalan lingkungan RT 04 RW 011 kelurahan balai gadang kecamatan koto tangah kota padang , dalam surat tersebut pengembang atau develover di wajibkan membayar 125 juta rupiah dimana nilai sebesar 125 juta rupiah tersebut sudah harga mutlak berdasarkan kesepakatan warga.

Dalam berita acara tersebut juga tertulis pengembang wajib membayar di awal sebelum pemakaian jalan di mulai , dalam berita acara juga berbunyi apabila tetjadi kerusakan jalan maka pihak pengembang wajib memperbaiki kembali , pada poin lainya juga berbunyi pengembang baru mennggunakan akses jalan apabila sudah mendapat ijin secara tertulis dari ketua RT.

Baca Juga :  BKOM Pelkes Sumbar bersama Laskesi Pusat Gelar Pelatihan Calon tenaga Surveyor Puskesmas dan Klinik

Anto perwakilan pengembang yang di wawancari oleh prokabar akui sangat tidak masuk akal harga kesepakatan yang diminta oleh oknum RT , 125 juta rupiah sangat besar sekali , sudah belasan lokasi saya membangun rumah , baru kali ini oknum RT yang se fantastis ini.

Anto juga menambahkan kalau sekedar uang adat dan biaya untuk kegiatan sosial namun dengan nilai yang masuk akal pihaknya akan sangat mendukung, tapi karena pembangunan perumahan yang telah mendesak dengan sangat terpaksa dirinya memenuhi permintaan oknum RT tersebut.

Baca Juga :  Dunia Pendidikan Sumbar Kian Mentereng, Gubernur Mahyeldi Apresiasi 50 Siswa Berprestasi Tingkat Nasional dan Internasional

Anto juga mengaku akan melaporkan praktek pungli ini ke pihak kepolisian agar hal serupa tidak terulang kembali dan memberikan efek jera kepada pelaku lain yang ingin melakukan praktek serupa.

Ketika di konfirmasi melalui WA dan melalui telp gengamnya, oknum RT yang menanda tangani berita acara tersebut enggan memberikan jawaban.

Riswandi rivai yang akrab di panggil malin tokoh masyarakat balai gadang yang juga ketua LPM balai gadang mengaku tidak tahu menahu akan praktek yang di buat oleh oknum RT tersebut, secara pribadi dan lembaga dirinya sangat mengutuk bentuk aksi pemerasan yang dilakukan oleh oknum RT.

Berita ini 101 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi: Pancasila Terbukti Mampu Menjaga Keutuhan NKRI

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi dan Ketua Dekranasda Sumbar Sambangi Pelaku UMKM di Pameran Kriyanus 2023

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Sampaikan Semangat Persatuan Dihadapan Ribuan Masyarakat yang Menyaksikan Acara Merah-Putih Light Carnival 2023

Komunitas

Dua Tim Voli Sumbar Memainkan Laga Perdana Senin

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Tegaskan Perhutanan Sosial Harus Maksimal Meningkatkan Pendapatan Petani

Opini

KEHADIRAN PEMIMPIN DITENGAH BENCANA DAN KETAATAN PADA PERINTAH ALLAH SWT

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Terpilih secara Aklamasi sebagai Ketua DHD-BPK 45 Sumbar 2023-2028

Komunitas

Front Kebangsaan Tolak Skenario Duet Prabowo Ganjar.
Hubungi Redaksi Disini