Home / Parpol / Rilis

Jumat, 11 Februari 2022 - 10:15 WIB

Proses Seleksi PTT Lamban, Paul Efi Nilai Pemda Telantarkan Pendidikan di TTU

KM - Penulis

 

KEFAMENANU – Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Nusa Tenggara Timur, Paulinus Efi geram dengan proses seleksi pegawai tidak tetap (PTT) di lingkungan pemerintah kabupaten TTU yang dinilainya sangat lamban yang berdampak buruk pada proses belajar mengajar dan pelayanan bagi masyarakat.

Pernyataan ini didasarkan pada Pengumuman Nomor 817/165/BKDPSDM tentang Hasil Seleksi Administrasi Calon PTT di Lingkungan Pemerintah Kabupaten TTU Tahun 2022 juncto Keputusan Bupati Timor Tengah Utara Nomor 817/99/BKDPSDM tanggal 9 Februari 2022 tentang Penetapan Hasil Seleksi Administrasi Pengangkatan Calon PTT di Lingkungan Pemerintah Kabupaten TTU tahun 2022.

Menurut Paul Efi, dalam pengumuman tersebut tertuang bahwa Peserta (calon PTT) yang dinyatakan memenuhi syarat dalam Seleksi Administrasi berhak untuk mengikuti seleksi berikutnya yakni Seleksi Akademik. Namun tidak tercantum jadwal atau waktu pelaksanaan seleksi akademik tersebut. Hal ini berdampak buruk pada efektivitas kegiatan pembelajaran di sekolah dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di kabupaten TTU jadi amburadul.

Baca Juga :  Djarot Saiful Hidayat " Kita Tak Ngurusi Yang Begitu"

“Saya lebih fokus pada kebutuhan pendidikan dan kesehatan karena dua hal ini yang perlu diutamakan. Saya melihat bahwa proses seleksi PTT kali ini sangat lamban dan terkesan pemerintah TTU sangat tidak peduli dengan nasib pendidikan. Bagaimana mungkin sudah dua bulan peserta didik ke sekolah namun karena kurangnya tenaga guru maka proses belajar mengajar tidak bisa berjalan maksimal. Selain itu nasib para guru yang hari ini dirumahkan juga menjadi tidak jelas”, tegasnya.

Paulinus pun mengatakan bahwa salah satu faktor yang menghambat aktivitas belajar mengajar di sekolah adalah jumlah guru yang berstatus ASN sangat terbatas sehingga apabila proses seleksi PTT berjalan lamban seperti sekarang ini akan merugikan banyak pihak.

“Jumlah guru ASN tiap sekolah masih terbatas. Bagaimana bisa mengajar dengan efektif di sekolah yang jumlah rombongan belajarnya (rombel) sangat banyak, padahal beberapa saat lagi anak-anak harus persiapan ujian akhir. Saya kira ini tidak bisa dibiarkan berlarut hanya karena SK bupati tak kunjung datang”, tegasnya.

Baca Juga :  Polsek Mejobo Polres Kudus Berhasil Mengamankan 120 Botol Miras Berbagai Merk

Oleh karena itu, legislator asal daerah pemilihan (Dapil) IV kabupaten TTU ini secara tegas meminta agar pemerintah daerah (Pemda) TTU segera mengambil langkah dan solusi konkret untuk mengatasi persoalan – persoalan pendidikan dan kesehatan di TTU. Ia mengatakan bahwa evaluasi PTT seharusnya dilakukan di akhir tahun sehingga tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

“Saya lebih menaruh perhatian pada pendidikan dan kesehatan karena sangat fatal kalau terus dibiarkan terus seperti ini. Saran saya Pemda (Pemerintah daerah, red) segera ambil sikap untuk mengisi atau mengefektifkan proses belajar mengajar di sekolah. Silahkan proses seleksi terus berjalan namun prinsipnya anak didik dan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh dikorbankan”, katanya.

“Hal yang tidak kalah penting juga pada kesehatan. Pustu dan puskesmas hari ini tidak bisa melayani optimal karena ketiadaan tenaga medis. Bagaimana kita menekan kasus DBD yang hari ini angkanya terus meningkat”, tutup Paulinus.

Berita ini 1,272 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Komunitas

Viktus Murin Yakin Aparat Polri Buru dan Tangkap Penyerang Haris Pertama

Eksekutif

Deklarasi Komunitas Petani Palawija Kec Bontotiro

Rilis

Wakil Ketua Fraksi PKB Kabupaten Jombang Temui Aksi Buruh di Kantor DPRD JOMBANG

Legislator

DPW PKS Sumbar Santuni Guru Mengaji Lansia

Legislator

Bamsoet Resmikan Beroperasinya Black Stones Airlines

Eksekutif

Canvassing dan Program Tebus Murah GPGP

Rilis

Sat Reskrim Polres Kudus Bekuk Dua Pelaku Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan

Parpol

PAN Jatim Pacu Kreatifitas Generasi Milenial dan Gen Z di Bidang Modern Dance dan Tradisional DanceĀ 
Hubungi Redaksi Disini