Home / Rilis

Sabtu, 17 September 2022 - 17:39 WIB

Program Folu Net Sink 2030 Indonesia Bisa Jadi Rujukan Dunia

Julius Permana - Penulis

Sekretaris Jenderal Planologi dan Tata Lingkungan (PKTL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Dr. Haniaf Faisol Nurofiq

Sekretaris Jenderal Planologi dan Tata Lingkungan (PKTL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Dr. Haniaf Faisol Nurofiq

POLITICNEWS.ID: Sekretaris Jenderal Planologi dan Tata Lingkungan (PKTL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Dr. Haniaf Faisol Nurofiq menyebutkan bahwa pihaknya akan terus melakukan sosialisasi program Folu Net Sink 2030.

Selain sesuai dengan arahan Menteri LHK Prof. Dr. Siti Nurbaya Bakar, menurut Hanif, Folu Net Sink bisa menjadi acuan dalam proses perubahan iklim Indonesia untuk dunia.

“Ini bukan lagi karena arahan dari Bu Menteri, melainkan perubahan iklim memang kebutuhan kita bersama,” ujarnya kepada POLITICNEWS.ID, Sabtu, 17 September 2022.

Hanif mengungkapkan, bahwa keterlibatan Menteri Lingkungan Hidup Norwegia beberapa hari lalu terkait rehabiitasi mangrove di Kalimantan, adalah bukti bahwa Indonesia termasuk salah satu negara yang diandalkan dunia dalam perubahan iklim.

“Beberapa hari lalu, Bu Menteri bersama Menteri Lingkungan Hidup dari Norwegia, Espen Bath Eide melakukan tanam mangrove bersama. Beliau (Barth Eide) sangat mendukung peran Indonesia dalam perubahan iklim,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Serahkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Longsor Tanjung Sani

Peraih penghargaan berupa tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo ini menambahkan, bahwa Norwegia sangat memberikan dukungan penuh terhadap program Folu Net Sink 2030.

“Ini menjadi bukti, bahwa Norwegia juga menginginkan kerjasama berkelanjutan terkait perubahan iklim, bahkan kita menjalin kemitraan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) tentang Partnership in Support of Indonesia’s Efforts to Reduce Greenhouse Gas Emissions from Forestry and Other Land Use yang telah ditandatangai oleh kedua menteri beberapa hari lalu,” sambung Hanif.

Adapun menurutnya, partisipasi masyarakat luas untuk bersama-sama membangun kesadaran untuk perubahan iklim sudah bisa dilakukan melalui kelompok kecil di masyarakat.

“Kita ajak masyarakat, berikan edukasi dan pemahamam bahwa pentingnya perubahan iklim ini untuk kita bersama. Lalu bagaimana caranya, ajak dan libatkan masyrakat untuk melakukan tanam pohon bersama, pelestarian hutan yang memiliki potensi 60 persen dalam perubahan iklim.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Ajak Para Pemimpin Wujudkan Ekosistem Rantai Pasok Global yang Tangguh

“Jadi, perlu diketahui serapan karbon pada mangrove di hutan itu bisa mencapai lima kali lebih tinggi daripada jenis pohon lain, itu artinya jika kita membuka lahan baru akan menambah potensi karbon yang bisa memicu keuntungan bagi masyarakat setempat, karena nilai karbon saat ini masih rendah, yakni 5 dolar, padahal dengan melakukan penanaman mangrove, pelestarian hutan tentunya berbagai keuntungan juga bisa didapatkan oleh masyarakat luas,” tutupnya.

Sebagai informasi,  MoU antara Indonesia dan Norwegia adaah meliputi kerjasama terkait pengurangan emisi darai deforestasi dan degradasi hutan dengan melindungi dan pengelolaan hutan melalui partisipasi masyarakat.

Selain itu, peningkatan kapasitas untuk memperkuat penyerapan karbon hutan alam melalui pengelolaan hutan lestasi, rehabilitasi hutan dan perhutanan sosial, termasuk mangrove.

Kemudian adapula, konservasi keaneka ragaman hayati, pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan kerusakan lahan gambut.

Berita ini 101 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Rilis

Lantik PAW Anggota MPR RI, Bamsoet Dorong Indonesia Terlibat Aktif Mewujudkan Perdamaian Dunia

Rilis

Golkar-PAN Gabung KKIR, PKB : Selamat Datang, Urusan Capres Kami Berpegang Hasil Muktamar

Rilis

Warga Keluhkan Jabatan Ketua RT 18-19 Kelurahan 24 Ilir Minta Segera Pengantian

Rilis

Deklarasi REKAT Indonesia Sumsel, Satukan Frekuensi untuk Dukung Penuh Ridwan Kamil 2024

Rilis

Kazakhstan Ingin Belajar Pencak Silat dari Indonesia

Komunitas

Melsy Juliana Bunga Resmi Daftar Calon Bupati Kupang Melalui PDI Perjuangan

Rilis

Polsek Jati Polres Kudus Lakukan Penggerebekan Kos Kos an ,Aduan Masyarakat

Komunitas

Kado HUT ke-77 RI, YMTTN Berbagi Buku di SMP Negeri 1 Miomaffo Barat