Home / Rilis

Jumat, 10 Desember 2021 - 21:44 WIB

Presiden Jokowi Menghadiri Acara Peringatan Hari HAM Sedunia 2021

Ollie Wijaya - Penulis

JAKARTA : Presiden Joko Widodo menekankan bahwa pemenuhan hak asasi manusia (HAM) di bidang sosial, ekonomi, dan budaya harus diupayakan secara terus-menerus. Menurut Presiden, kemiskinan ekstrem harus dientaskan hingga nol persen dalam waktu yang sesingkat-singkatnya dan kesempatan kerja dibuka seluas-luasnya.

Untuk meningkatkan akses keadilan sosial, ekonomi, dan budaya bagi seluruh rakyat Indonesia di manapun berada, pemerintah terus bekerja keras untuk membangun dari pinggiran, desa, dan perbatasan, sehingga hak-hak mereka akan pembangunan juga bisa terpenuhi. Pemerintah juga membangun infrastruktur yang merata ke seluruh penjuru Tanah Air, membuka investasi untuk hilirisasi yang membuka banyak lapangan kerja.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Sampaikan Semangat Persatuan Dihadapan Ribuan Masyarakat yang Menyaksikan Acara Merah-Putih Light Carnival 2023

Pemerintah juga terus bekerja keras untuk mengundang investasi dari dalam maupun luar negeri, menerbitkan Undang-Undang Cipta Kerja, memperbaiki ekosistem investasi, termasuk perbaikan perizinan usaha melalui Online Single Submission (OSS). Upaya-upaya tersebut dilakukan dalam rangka membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya, yang berkualitas bagi seluruh warga negara Indonesia.

Pada pertengahan tahun ini, pemerintah telah menerbitkan Perpres No. 53 Tahun 2021 mengenai Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia Tahun 2021–2025. Rencana aksi ini dimaksudkan untuk melaksanakan penghormatan, pelindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM di Indonesia. Sasaran utamanya adalah kelompok perempuan, anak, kelompok masyarakat adat, dan penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Operasi Sikat Jaran Candi, Polres Kudus Ungkap 6 Kasus Dan 6 Tersangka

Selain pemenuhan HAM di bidang sosial, ekonomi, dan budaya, jaminan hak-hak sipil, politik, dan hukum juga harus tetap menjadi perhatian semua pihak. Presiden menegaskan bahwa semua warga negara memiliki hak dan kedudukan yang setara dalam politik dan hukum. Semua warga negara juga berhak mendapatkan perlindungan yang sama dari negara, tanpa membeda-bedakan suku, agama, gender ataupun ras.

Berita ini 38 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Rilis

OKP Kota Ambon: MENDAGRI harus utamakan Anak Daerah jadi Penjabat Walikota Ambon

Rilis

Garuda Indonesia Tawarkan Potongan Harga Tiket Penerbangan

Rilis

PPNI Berencana Adukan Kejadian Teror di Kiwirok Papua ke Internasional

Komunitas

GANJAR JAWAB PERTANYAAN DPD FRONT KEBANGSAAN KALIMANTAN BARAT TENTANG IKN

Eksekutif

Kunjungi Pura Besakih, Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Pemugaran dan Penggunaan Bus Listrik bagi Turis di Pura Agung Besakih

Rilis

Presiden Erdogan Akan Berkunjung ke Indonesia

Legislator

Berikan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan di LEMHANNAS RI, Ketua MPR RI Bamsoet Ingatkan Penting Pertahanan Perut Rakyat

Rilis

Kontak Tembak Terjadi Lagi di Kiwirok, 1 Prajurit TNI Gugur
Hubungi Redaksi Disini