Home / Rilis

Selasa, 23 November 2021 - 08:21 WIB

Presiden Jokowi Membuka Indonesia EBTKE CONEX Ke – 10 Tahun 2021

Ollie Wijaya - Penulis

JAKARTA : Indonesia memiliki kekuatan dan potensi yang besar dalam sektor energi terbarukan. Presiden Joko Widodo menuturkan bahwa Indonesia memiliki 4.400 sungai yang besar maupun sedang yang dapat digunakan sebagai hydro power.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya saat pembukaan Indonesia Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) ConEx ke-10 tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 22 November 2021.

“Kita coba dua dulu, saya sampaikan ke Pak Menko, coba dua, Sungai Kayan, Sungai Mamberamo. Sungai Kayan sudah dihitung kira-kira bisa 13.000 megawatt. Mamberamo bisa kira-kira 24.000 megawatt,” ujar Presiden.

Namun, potensi tersebut juga harus diikuti dengan skenario yang baik untuk masuk ke transisi energi. Menurut Presiden, perlu dipersiapkan peta jalan yang jelas seperti pendanaan maupun investasi.

Baca Juga :  Wagub Audy Salurkan Bantuan Logistik dari Pemprov Sumbar untuk Lumbung Sosial di Mentawai Senilai Rp386 Juta

“Pertanyaannya, skenarionya seperti apa sekarang kita? Itu yang saya tugaskan kepada Pak Menko Maritim dan Investasi dan juga pada Pak Menteri ESDM, plus Menteri BUMN. Yang konkret-konkret saja, tapi kalkulasinya yang riil, ada itung-itungan angkanya yang riil,” lanjutnya.

Presiden pun meminta untuk memberi masukan kepada pemerintah agar skenario transisi energi dapat berjalan. Namun, Presiden mengingatkan agar perhitungan dilakukan secara detail.

“Sehingga tidak hanya, oh ini di Sungai Kayan bisa dibuat hydro power, geotermal di gunung ini bisa. Iya bisa, saya tahu bisa semuanya. Tapi siapa yang menanggung angka yang tadi saya sampaikan,” tambahnya.

Selain itu, Presiden mengatakan bahwa transisi energi akan dibawa ke dalam pembahasan pada G20 tahun depan di Bali. Kepala Negara berharap dalam G20 nanti pembahasan mengenai skenario transisi energi dapat dibahas secara lebih jelas.

Baca Juga :  KONI Sumbar Gelar Temu Ramah dengan Atlet dan Pelatih Porwil Sumbar

“Sekali lagi saya minta masukan dan kalkulasi yang detail, angka-angka kenaikannya berapa, gap yang harus dibayar berapa untuk Indonesia saja, kalau ketemu kemudian syukur bisa dirumuskan, “Pak ini dari jurus ini bisa diselesaikan” “Dari sisi ini bisa diselesaikan” itu yang kita harapkan kalau ketemu saya bisa sampaikan nanti di G20 di Bali tahun depan,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel politicnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 20 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Rilis

Menuju Perhelatan Pileg 2024,Irwanto Optimis Dapat meraih Kursi di Dapil Banyuasin 1

Opini

Barongsai Tradisional Catatkan Medali Emas Kelima Sumatera Barat

Rilis

Satgas Nemangkawi Gerebek Tempat Penyimpanan Senjata Api untuk KST

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Serahkan Masterplan Pengembangan Kawasan Kota Tua Padang kepada Wako Hendri Septa

Rilis

PLBN Cerminan Komitmen Pemerintah Bangun Indonesia dari Kawasan Perbatasan

Eksekutif

Sumbar Terima Penghargaan Kemenparekraf Terkait Pariwisata Halal

Komunitas

Porwil XI Riau, Tim Sepakbola Sumbar Bidik Tiket Lolos PON 2024

Legislator

Terima Pengurus KONI DKI Jakarta, Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Peningkatan Kesejahteraan Atlet