Home / Rilis

Jumat, 29 Oktober 2021 - 09:07 WIB

Presiden Jokowi Dorong Kerja Sama Infrastruktur ASEAN-Jepang Terus Berlanjut

Ollie Wijaya - Penulis

BOGOR : Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu sektor yang berpotensi menjadi fokus kerja sama ASEAN dengan Jepang. Jepang sendiri merupakan mitra terbesar ASEAN dalam bidang infrastruktur.

Saat berpidato pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-24 ASEAN-Jepang secara virtual di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu, 27 Oktober 2021, Presiden Joko Widodo mendorong agar kerja sama dalam sektor infrastruktur tersebut terus dilanjutkan.

“Dari data yang ada, setidaknya saat ini Jepang memiliki beberapa proyek yang sedang berjalan dengan nilai USD259 miliar di beberapa negara ASEAN termasuk Indonesia,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden meyakini bahwa infrastruktur berpotensi menggerakkan roda perekonomian kawasan serta menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Infrastruktur dan konektivitas juga merupakan salah satu prioritas kerja sama konkret di bawah ASEAN Outlook on the Indo-Pacific.

Baca Juga :  Boni: Unjuk Rasa Aktivis Muba Sampaikan Suara Rakyat Muba

“ASEAN-Jepang memiliki pengalaman kerja sama yang cukup panjang dalam pembangunan infrastruktur. Pemerintah Jepang telah lama terlibat mendukung implementasi Master Plan on ASEAN Connectivity (MPAC),” lanjutnya.

Tahun 2023 Indonesia berencana untuk menyelenggarakan Forum Infrastruktur Indo-Pasifik. Presiden Jokowi yakin Jepang akan mendukung penyelenggaraan forum tersebut.

“Kemitraan dengan sektor swasta Jepang pun menjadi penting, khususnya dalam hal transfer ilmu dan teknologi, dan mobilisasi pembiayaan,” imbuhnya.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa negara ASEAN akan terus memperkuat pembangunan infrastruktur untuk memfasilitasi kebangkitan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan. Di saat yang sama, pembangunan infrastruktur di negara ASEAN juga bermanfaat bagi Jepang.

“Ini membuka peluang bagi relokasi industri manufaktur Jepang ke kawasan sekaligus diversifikasi rantai suplai globalnya ke negara ASEAN. Saya yakin dengan bekerja sama, kita akan dapat pulih dan bangkit bersama dari pandemi dan keterpurukan ekonomi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kadisdik : 60 peserta kursus Bahasa Korea lulus dengan nilai baik

Presiden Jokowi meyakini bahwa situasi pandemi yang terus membaik di kawasan akan memberikan dampak yang baik bagi pemulihan ekonomi di kawasan. Menurut perkiraan IMF, kawasan emerging and developing Asia akan tumbuh 7,2 persen pada 2021 dan 6,3 persen pada 2022.

“Momentum ini harus kita manfaatkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi bersama,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden dalam KTT tersebut yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar.

Follow WhatsApp Channel politicnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 14 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Eksekutif

Sinergi Bank Nagari dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk Pengembangan BUMNAG

Legislator

Ketua Umum IMI Bamsoet Apresiasi Gibran Rakabuming Menjadi Ketua Dewan Pembina IMI Jawa Tengah

Rilis

Ratusan Lembar Kalender 2024 Bergambar Mantan Bupati Lahat Cik Ujang Beredar di Setiap Kecamatan

Eksekutif

Lepas Tiga Ribu Peserta Fun Walk Kadin, Gubernur Mahyeldi Minta Kegiatan Olahraga Bersama Masyarakat Digelar Sesering Mungkin

Rilis

Pemerintah: Vaksin Booster Hanya untuk Tenaga Kesehatan

Rilis

PPNI Berencana Adukan Kejadian Teror di Kiwirok Papua ke Internasional

Legislator

Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Tumbuh Kembangkan UMKM Indonesia

Rilis

Yance Samonsabra : Sosialisasi Ini Akan Menambahkan Cinta Kita Kepada Indonesia