Home / Eksekutif

Rabu, 26 Juni 2024 - 15:27 WIB

Pesan Penipuan Atas Nama Gubernur Mahyeldi Kembali Marak, Pemprov Koordinasi dengan Polisi untuk Memburu Pelaku

Wawan - Penulis

PADANG, -Seluruh masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) diimbau untuk mengabaikan pesan whatsapp berkedok penipuan yang mengatasnamakan diri sebagai Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah. Sebab akhir-akhir ini, semakin banyak pesan penipuan berkedok penyaluran dana hibah dari Pemprov Sumbar, yang menyasar para pengurus masjid, mushala, kelompok tani (keltan), yayasan, dan organisasi masyarakat (ormas).

Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setdaprov Sumbar, Mursalim, menegaskan bahwa Gubernur Sumbar tidak pernah sekali pun mengirim pesan terkait penyaluran dana hibah kepada masyarakat. Sebab, penyalurana dana hibah, bantuan, dan lain sebagainya pasti dilakukan sesuai prosedur administrasi dan birokrasi di lingkup Pemprov Sumbar.

“Dalam sebulan terakhir, Bapak Gubernur dan jajaran banyak menerima pesan terusan berupa bukti-bukti modus penipuan tersebut. Dalam tangkapan layar yang kami terima, ada akun WA yang menggunakan foto Bapak Gubernur, dan menanyakan soal rencana penyaluran dana hibah kepada target penipuan,” ujar Mursalim dalam keterangan resmi di Kantor Biro Adpim Sumbar, Rabu (26/6/2024)

Baca Juga :  Pertemuan dengan Partai NasDem Padang Pariaman, Bakal Calon Bupati Hendrawarman utus Gusnul Fadiyan Relawan Sanak Hendrawarman

Ia mencontohkan, akun WA dengan nomor 085745291354 mengaku-ngaku sebagai Gubernur Sumbar kepada pengurus Masjid Darussalam Pamancungan dan kepada Pengurus Yayasan Ibnu Umar. Dalam pesan tersebut ditulis, para pengurus diminta untuk menindaklanjuti rencana penyaluran hibah senilai total Rp200 juta dari Pemprov Sumbar.

“Kami minta, kalau ada yang menerima pesan seperti itu, agar jangan dilayani sama sekali. Jika perlu, segera laporkan kepada pihak yang berwajib. Sebab, ini jelas penipuan. Bapak Gubernur tidak mungkin secara teknis mengirim pesan-pesan seperti itu secara langsung. Oleh karena itu, kami minta diabaikan saja,” ujar Mursalim lagi.

Baca Juga :  Gubernur Sumbar Sebut Kader Posyandu Berperan Tekan Angka Stunting

Sebagai langkah tindak lanjut atas maraknya penipuan yang mengatasnamakan Gubernur Mahyeldi tersebut, Mursalim mengaku pihaknya segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) untuk melacak dan memburu keberadaan pengguna akun WA tersebut. Sebab, perbuatan yang dilakukan jelas merupakan tindakan kriminal dengan modus penipuan.

“Kita akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melacak dan memburu para pelaku penipuan ini. Terutama sekali pemilik nomor 085745291354. Akan kita lacak dan kita buru sampai dapat. Sebab, ini jelas meresahkan dan menimbulkan masalah. Sembari itu, kami minta seluruh masyarakat untuk tidak melayani bentuk pesan berkedok penipuan dalam bentuk apa pun, yang mengatasnamakan diri sebagai Gubernur Sumbar,” ujar Mursalim mengakhiri. (adpsb/h)

Follow WhatsApp Channel politicnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 8 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Serahkan Masterplan Pengembangan Kawasan Kota Tua Padang kepada Wako Hendri Septa

Eksekutif

Enam Pandeka Perguruan Karang Indah Dilewakan, Gubernur Mahyeldi Pertegas Silek sebagai Jati Diri Minangkabau

Eksekutif

HUT Korpri ke-52 Tahun 2023, Gubernur Sumbar AjakĀ  ASN Jaga Marwah Korpri Demi Indonesia Maju dan Sejahtera

Eksekutif

Gubernur Sumbar Dukung Penuh Program Rajo Labiah untuk Menekan Kriminalitas dan Meningkatkan Kualitas SDM Sumbar

Eksekutif

Kepala Biro Pemerintahan Setda Prov Sumbar Bantah Tuduhan Bupati Solok Terhadap Gubernur Mahyeldi

Eksekutif

Minimnya Partisipasi Demokrasi, KPUD Kota Ambon Agendakan Program Desa Peduli Pemilu

Eksekutif

Buka Forum Perangkat Daerah Inspektorat Sumbar, Gubernur Sumbar Ingatkan Perencanaan dan Pengawasan untuk Antisipasi Penyimpangan

Eksekutif

Wagub Sumbar Audy Joinaldy Bakar Semangat Generasi Milenial agar Menjadi Penyedia Lapangan Kerja