Home / Eksekutif

Kamis, 1 Juni 2023 - 08:34 WIB

Pesan Gubernur Sumbar Pengelolaan Hutan Kedepankan Prinsip Kelestarian

Wawan - Penulis

Pesan Gubernur , Pengelolaan Hutan Harus mengedepankan Prinsip Prinsip Kelestarian

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyebut pola pengelolaan hutan saat ini harus mengedepankan prinsip-prinsip kelestarian. Menurutnya, itu perlu agar fungsi lingkungan dan fungsi sosial ekonomi dari hutan dapat dioptimalkan.

“Melalui Rapat Kerja ini, kita berharap akan lahir program-program serta semangat kerja baru, dalam pengelolaan hutan di Indonesia yang mengedepankan prinsip kelestarian,” ucap Gubernur Mahyeldi saat menghadiri Rapat Kerja Bidang Pengelolaan Hutan Lestari Investasi Hijau, di Hotel Santika, Bukittinggi, Rabu (31/5/2023).

Menurutnya, dewasa ini keberadaan kawasan hutan menjadi semakin nyata fungsinya bagi masyarakat, baik dari segi lingkungan maupun sosial ekonomi.

Berdasarkan data Dinas Kehutanan Prov. Sumbar, sekitar 82 persen nagari yang ada di Sumbar berada di dalam dan di sekitar kawasan hutan.

Baca Juga :  Terima Penghargaan dari Kemenkum HAM, Gubernur Sumbar Komitmen dalam Pelayanan dan Tata Kelola Administrasi

Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan kebutuhan lahan untuk pertanian serta pembangunan ditengah masyarakat, potensi terjadinya penyimpangan dalam pemanfaatan tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam menjaga kelestarian hutan.

“Banyak manfaat yang kita peroleh dari keberadaan hutan di Sumbar. Jangan sampai itu semua rusak karena alasan kebutuhan pembangunan dan pertanian, kita harus bijak dalam menentukan sikap,” ajak Mahyeldi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (Dirjen PHL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Agus Justianto mengatakan Indonesia bisa mencapai penyerapan bersih karbon (net sink) sektor hutan dan lahan (forest and other land use/FoLU) pada 2030. Meskipun masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan agar harapan tersebut dapat terwujud.

Baca Juga :  Gubernur minta DKP Sumbar Kembangkan Budi Daya Lobster Laut

“Harapan tersebut bisa tercapai, lantaran pemerintah sudah mengidentifikasi kegiatan-kegiatan yang berkontribusi terhadap penurunan emisi sektor kehutanan,” ungkap Agus Justianto.

Dikatakannya, setidaknya ada empat langkah penting yang berhasil di identifikasi oleh KLHK antara lain Pertama, pengurangan emisi dari degradasi dan deforestasi hutan. Kedua, menjalankan sustainable forest management. Ketiga, rehabilitasi lahan dan Keempat, pengelolaan lahan gambut yang dinilai berkontribusi paling besar dalam penurunan emisi.

Ia menegaskan, pemerintah jangan sampai melupakan keterlibatan masyarakat dalam upaya mencapai net sink di sektor FoLU pada 2030. Banyak contoh, masyarakat justru mampu berperan dalam mempertahankan kondisi hutan dan manfaat nilai kayu dan non kayu.

“Seperti di Jawa, hutan rakyat itu sangat berperan dalam mencapai itu,” katanya. ( adpsb / H )

Follow WhatsApp Channel politicnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 49 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Eksekutif

PKS Sumbar Hadir dalam Teleconference, Laporkan Buka 9 Posko Mudik di Sumatra Barat

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Tegaskan Pembenahan Irigasi Jadi Salah Satu Prioritas Pascarentetan Bencana di Sumbar

Eksekutif

Sonsong Kemenangan,Ahmad Syaikhu Konsolidasi dengan DPW PKS Sumatera Barat

Eksekutif

Pemprov Sumbar dan KPK Intensifkan Sosialisasi Bahaya Korupsi Kepada ASN

Eksekutif

Tabligh Akbar Kemerdekaan, Sekda Sumbar : ASN Harus Punya Orientasi Berikan Pelayanan Terbaik

Eksekutif

STEI Ar Risalah Sumbar Gelar Lokakarya Harmonisasi Kurikulum Ma’had Aly

Eksekutif

Kunjungi SMA dan SMK di Pasaman, Gubernur Mahyeldi : Pendidikan Tonggak Utama Memacu Pembangunan

Eksekutif

Tinjau Jalan Nasional Amblas di Desa Silungkang Oso, Gubernur Mahyeldi Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan