Home / Rilis

Selasa, 7 Mei 2024 - 20:38 WIB

Penyuluhan Dan Pengukuhan Kampung Tangguh Bersinar (Bersih Narkoba) Digelar Di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo

Ollie Wijaya - Penulis

KUDUS : Penyuluhan dan Pengukuhan Kampung Tangguh Bersinar (Bersih Narkoba) digelar di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Senin (6/5/2024) malam.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kudus, AKBP Dydit Dwi Susanto yang diwakili Kasat Resnarkoba, AKP Muhammad Syaifuddin, Kapolsek Mejobo, Danramil Mejobo, UPT Puskesmas Jepang, BPD, RT-RW, Forum Kesehatan Desa serta tokoh masyarakat Desa Jepang.

Dalam kesempatan tersebut, Kasat Resnarkoba, AKP Muhammad Syaifuddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bimbingan dan penyuluhan terhadap masyarakat, tentang hidup sehat tanpa narkoba dan upaya-upaya untuk mengatasinya.

“Penyuluhan ini kami sampaikan terkait Undang Undang No. 35 Tahun 2009, tentang jenis narkoba, efek samping penyalahgunaan narkoba, cara penanggulangan pecandu narkoba dengan cara mengajak masyarakat terutama para pemuda untuk waspada terhadap narkoba,” kata AKP Muhammad Syaifuddin.

Baca Juga :  Elemen Masyarakat Tak Terbendung Dukung Ratu Dewa Jadi Walikota Palembang 2024

Selain Pengukuhan Kampung Tangguh Bersinar, pihaknya memberikan pesan-pesan kamtibmas, agar seluruh orang tua melaksanakan pengawasan melekat terhadap anaknya yang masih sekolah ataupun usia remaja agar terhindar dari narkoba.

Kasat Resnarkoba juga menjelaskan bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak otak dan syaraf manusia. Untuk itu, Polri khususnya Polres Kudus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama perangi narkoba.

“Mari kita berkolaborasi, bersinergi maju bersama-sama memerangi narkoba untuk mewujudkan Kampung Bersinar (Bersih dari Narkoba) di Kota Kretek ini,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga merupakan upaya yang harus berkesinambungan demi menyelamatkan generasi penerus bangsa dari ancaman bahaya narkoba.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini akan lebih meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat bahwa ancaman bahaya narkoba begitu luar biasa terhadap generasi muda,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dunia Pendidikan Sumbar Kian Mentereng, Gubernur Mahyeldi Apresiasi 50 Siswa Berprestasi Tingkat Nasional dan Internasional

AKP Syaifuddin menambahkan, penyalahgunaan narkoba yang paling sering dijumpai adalah narkoba jenis sabu. Oleh sebab itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama memerangi narkoba.

Sementara itu, Kepala Desa Jepang, Indarto menyampaikan, setiap tahun pihaknya telah masif mengadakan kegiatan berupa sosialisasi.

“Minimal, kita agendakan secara masal, kegiatan sosialisasi mengenai kesehatan, pertama perihal narkoba dan penyakit menular,” ujar Indarto.

“Harapan besar kami, adalah Ikhtiar, narkoba tak masuk dan merusak para generasi muda yang di Jepang,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel politicnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 12 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Eksekutif

Cerita Inspiratif Pemuda Berprestasi Sumbar Tahun 2023

Legislator

Ketua MPR RI Bamsoet Dorong KPU Wajibkan Anggota Legislatif Periode 2024-2029 Dapat Pembekalan Ideologi Pancasila dan Filsafatnya

Legislator

Ketua MPR RI Bamsoet Ingatkan Pentingnya Regulasi Hak Cipta

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Ungkap Kesiapan Sumbar Menyambut Kedatangan Presiden Jokowi

Rilis

24 Bandar Judi di Gulung di Jateng, Kapolda Jateng : Wujud keseriusan Polri dalam Harkamtibmas

Rilis

DPD KNPI Gelar Pelantikan Pengurus DPK KNPI Se Kabupaten Pali

Eksekutif

Jelang HUT ke-78, Pemprov Sumbar Dapat Kado Spesial Promosi Daerah Gratis dari Hotel Borobudur

Eksekutif

Masjid Raya Sumbar Ditetapkan Jadi Pilot Project Kawasan Halal Lifestyle di Indonesia, Sekda Hansastri : Pemprov Telah Siapkan Langkah Strategis untuk Pengembangan lanjutan