Home / Eksekutif / Komunitas / Rilis

Sabtu, 24 Juni 2023 - 16:05 WIB

Peninjauan lapangan dan Inventarisasi Ruas jalan ruas Abai Sangir – Sungai Dareh

Wawan - Penulis

SOLOK SELATAN, – Ruas Jalan Abai Sangir – Sei Dareh ( P. 056.3 ) adalah salah satu ruas terpanjang jalan propinsi berdasarkan SK Gubernur Sumbar no. 620-357-2023 tertanggal 6 februari 2023 dengan panjang 73,65 KM. Ruas ini menjadi akses terdekat penghubung kab solok selatang dengan kabupaten Dharmasraya, tepatnya dari padang aro- lubuk malako-abai sangir- sungai Dareh yg merupakan 3 ruas menyambung dengan total panjang 110.65 KM.

Sesuai Data Dasar ( DD ) 1 tahun 2022 , kemantapan jalam ini adalah 30,69 % dg rincian 17,9 KM kondisi baik, 4,7 Km kondisi sedang, 1 Km kondisi rusak ringan dan 50,06 kondisi rusak berat. Dengan kondisi tsb diatas pihak pemprov sumbar melalui dinas BMCKTR butuh usaha ekstra keras untuk penanganan ruas tersebut agar akses masyarakat dlm mobilisasi baik barang maupun jasa yg nantinya bisa berimbas ke perkembangan ekonomi kawasan dan pariwisata dapat diwujudkan.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Sambut Kunjungan Resmi Pertama PM Malaysia Ismail Sabri

Dari postur pendanaan DAU sumatera barat dan alokasi dana untuk penyelengaraan jalan di dinas BMCKTT lebih kurang Rp. 200 M per tahun yg harus dibagi kedalam penanganan 68 ruas jalan propinsi dengan panjang total 1690 KM, sehingga rata2 per tahun anggaran penanganan ruas abai sangir – sei dareh ini hanya berkisar maksimal Rp. 5 M dari kebutuhan total (termasuk pembangunan jembatan2) yg ditaksir tidak kurang dari Rp. 350 M.

Terkait kondisi tsb diatas pada kamis- jumat tanggal 8 sd 9 juni 2023, Kabid Bina Adratus Setiawan beserta Team dan Kepala UPTD jalan wil IV febie Yandra beserta team melakukan survey lapangan dan melakukan pertemuan2 dg PU kabupaten Dharmasraya , wali nagari dan fihak perkebunan yg berada di ruas tsb.

Baca Juga :  Bawaslu Kota Padang Melaksanakan Sosialisasi Peraturan Dan Produk Hukum Non Peraturan Bawalu

Hal ini untuk melakukan inventarisasi dan pengecheckan kesesuaian SK jalan, DED yg tersedia juga untuk menuntaskan segmen jalan yg msh terpotong ( sekitar 7 Km) yg berada di dlm perkebunan sawit.

Disamping itu juga untuk mencoba meng inventarisir pengusulan segmen2 untuk pendanaan lain seperti DAK, Inpres, CSR dan hibah. Ini adalah salah satu upaya untuk menutup minimnya plafon anggaran yg tersedia.

Masing2 pola pendanaan tsb diatas mempunyai karakter penanganan yg ber beda2 sehingga perlu untuk menyesuaikan pengusulan segmen2 tsb dg arah kebijakan pendanaaan masing2.

Sehingga diharapkan dengan masuknya pendanaan dari DAK, Inpres , hibah dll dapat membantu percepatan dlm usaha mewujudkan aksesibilitas masyarakat dari dharmasraya – solok selatan atau sebaliknya melalui jalan2 propinsi tsb. ( *** / H )

Berita ini 85 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Eksekutif

Pacu Pembangunan Bumi Sikerei, Gubernur Mahyeldi Beserta Jajaran dan Perwakilan 4 Kementerian Kunjungi Mentawai

Legislator

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Universitas Perwira Purbalingga, Ketua MPR RI Bamsoet Ingatkan Ancaman Degradasi Moralitas Bangsa

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Instruksikan Peningkatan Kesiapsiagaan dalam Menyikapi Potensi Letusan Marapi

Legislator

Puteri Kelima Ketua MPR RI Bamsoet Dilamar Putera Direktur Eksekutif Hukum Lembaga Penjamin Simpanan

Legislator

Terima Dubes Kazakhstan untuk Indonesia, Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Kerjasama Sister City Astana – IKN Nusantara

Eksekutif

Relokasi Masjid SMA 1 Sumbar, Gubernur Mahyeldi : Jadikan Sarana Membentuk Generasi Muda Sumbar yang Madani

Eksekutif

PKS Sumbar Hadir dalam Teleconference, Laporkan Buka 9 Posko Mudik di Sumatra Barat

Legislator

Kunjungi Kertanegara, Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Jika Prabowo Rangkul Semua Partai Politik Masuk Koalisi Pemerintahan