Home / Eksekutif

Jumat, 12 April 2024 - 10:13 WIB

Pengerukan Sedimen Tuntas, Kawasan Aia Angek Aman Dilalui

Wawan - Penulis

PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Bina Konstruksi (PSDABK) berhasil membenahi aliran sungai Lubuk Hantu di Nagari Aia Angek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyebut pembenahan itu dikebut karena jika kembali meluap dapat berdampak terhadap banyak hal, seperti pemukiman masyarakat dan arus lalu lintas. Apalagi saat libur Lebaran, jalur itu, termasuk jalur padat.

“Jika saluran ini tidak lancar, maka akan berdampak langsung terhadap masyarakat sekitar dan arus lalu lintas. Oleh karena itu, kita harus cepat,” tegas Gubernur Mahyeldi di Padang, Kamis malam (11/4/2024).

Sementara itu Kepala PSDABK Sumbar, Fathol Bari menyebut dalam pembenahan tersebut tidak hanya sungai yang dikeruk tapi badan jalan juga telah dibersihkan jajarannya.

Baca Juga :  Gubernur Sumatra Barat Serahkan Bantuan , Mensin Tempel , Bibit ikan , Serta BPJS Di kabpaten Pesisir Selatan dan Kota Painan

“Alhamdulillah, perbaikan aliran sungai Lubuak Hantu sudah tuntas. Jalan nasional yang sebelumnya sempat terdampak sedimentasi banjir lahar dingin, juga telah dibersihkan,” kata Kadis PSDABK Sumbar,Fathol Bari.

Sebelumnya, akibat luapan aliran sungai Lubuk Hantu itu, bahu jalan nasional di kawasan Nagari Aia Angek terban. Sehingga lalu lintas di kawasan tersebut sempat ditutup sementara.

Padahal jalan tersebut merupakan akses utama penghubung Padang – Bukittinggi.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala UPTD Balai Sumber Daya Air Bina Konstruksi (BSDABK) Wilayah Utara, Sumatera Barat (Sumbar), Hendri Yuliandra mengatakan ada dua titik penyumbatan di daerah tersebut. Sehingga aliran sungai meluap ke badan jalan dan mengakibatkan pemukiman masyarakat terdampak.

Baca Juga :  Rakor Pangan Berkelanjutan, Gubernur Mahyeldi Tegaskan Stok Kebutuhan Pokok di Sumbar Aman untuk Ramadan dan Idul Fitri

“Pertama di sekitar sarana MCK liar yang berada pada sisi jalan dan yang kedua, tepat berada di bawah jembatan persimpangan Aia Angek. Alhamdulillah keduanya berhasil kita bersihkan dengan metode pengerukan,” ujar Hendri Yuliandra.

Adapun panjang yang dibersihkannya itu, aliran sungai lebih kurang 500 Meter dan badan jalan sepanjang 100 Meter.

“Dalam pengerjaan itu, pihaknya menurunkan 2 unit alat berat berupa excavator besar dan mini,” ungkap Hendri Yuliandra. (adpsb/h)

Follow WhatsApp Channel politicnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 14 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Eksekutif

Pacu Pembangunan Bumi Sikerei, Gubernur Mahyeldi Beserta Jajaran dan Perwakilan 4 Kementerian Kunjungi Mentawai

Eksekutif

12 Kali Berturut-turut, Pemprov Sumbar Kembali Raih Opini WTP dari BPK

Eksekutif

Usai Menjadi Irup HUT RI ke 78, Gubernur Mahyeldi Ajak Masyarakat Jaga Kekompakan dan Persatuan

Eksekutif

Gubernur Sumbar Lantik Pj Bupati Mentawai

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Tunggu Kontribusi Ide Masyarakat untuk Diadopsi dalam Penyusunan RPJPD Sumbar 2025-2045

Eksekutif

Tekan Stunting Siapkan Generasi Indonesia Emas, Gubernur Mahyeldi Bagikan Tablet Penambah Darah bagi Pelajar di Piaman

Eksekutif

Buku Dari Surau untuk Indonesia, Diapresiasi Gubernur Mahyeldi sebagai Penegas Identitas Warga Minangkabau

Eksekutif

Protes Pengeledahan Kantor Advokat oleh Kejaksaan Agung