Home / Politic

Minggu, 19 Mei 2024 - 19:32 WIB

Pakde Slamet: Terima Kasih Atas Dukungan, Berkisah Asal Muasal Jaranan atau Kuda Lumping

Joni Karbot - Penulis

PoliticNews.ID – BANYUASIN:  Dukungan terus mengalir dari kalangan masyarakat kepada Bakal calon Bupati Banyuasin Slamet Somosentono, jika sebelumnya dari sejumlah tokoh bugis wilayah perairan. Kali dukungan disampaikan langsung dari komunitas jaranan atau kuda lumping kabupaten Banyuasin saat perayaan dua tahun grup jaranan Satria Manunggale Asmoro Desa Pangkalan Benteng, Kecamatan Talang Kelapa, Minggu (19/05) sore.

Ketua grup Jaranan Satria Manunggale Asmoro, Toni menyebutkan, Pak De Slamet merupakan tokoh yang sangat peduli terhadap budaya dan kearifan lokal salah satunya kesenian kuda lumping. Dan tentunya tokoh yang seperti ini kita mendukung sekali jika menjadi pemimpin nantinya.

“Terimakasih kami haturkan kepada orang tua kami, Pak De Slamet yang telah hadir ditengah-tengah masyarakat Pangkalan Benten. Ulang tahun ke-2 grup kuda lumping ini banyak dihadiri oleh puluhan grup kuda lumping dari daerah lainnya di kabupaten Banyuasin. Dalam kesempatan ini kami menyampaikan Pak De Slamet merupakan sosok yang sederhana dan merakyat. Figur dan ketokohan beliu dalam terjaganya kebudayaan dan kearifan lokal Kuda Lumping di Bumi Sedulang Setung,” kata Toni.

Baca Juga :  Irjen Pol. Ahmad Luthfi Cocok Jadi Gubernur Jateng, Begini Karirnya

“Sebenarnya sudah dari tahun 2017 lalu kami menyampaikan kepada beliau agar mencalonkan sebagai Bupati. Namun alhamdulillah meski demikian dengan hadirnya beliau menjadi Wakil Bupati terlebih dahulu. Nah pada pemilu tahun 2024 ini marilah kita sama-sama mendoakan dan mendukung beliau (Pak De Slamet) agar kedepan menjadi bupati Banyuasin 2025-2030 mendatang. Tadi kami diberi cindra mata berupa udeng oleh beliau, nah cindra mata itu kami bagikan kepada grup-grup kuda lumping yang hadir dalam acara hari ini,” tutup Toni.

Sementara itu Bakal Calon Bupati Banyuasin, Slamet Somsentono menyampaikan rasa terimakasih atas dukungan masyarakat kepada dirinya dan Slamet Somosentono juga berkisah asal muasal jaranan atau kuda lumping.

“Sebelumnya saya mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat bahwasanya pada pemilu kemerin kita telah bersama-sama memenangkan bapak Prabowo Subianto dan Mas Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Dan tentunya terimakasih sekali atas dukungan yang disampaikan masyarakat kepada saya untuk maju mencalonkan diri sebagai Bupati Banyuasin. Tentunya dukungan ini menjadi semangat saya agar terus berjuang dan turun bersama masyarakat. Jika selama lima tahun belakangan Banyuasin Bangkit, nah lima tahun kedepan Banyuasin Maju Bersama,” kata Wakil Bupati Banyuasin 2018-2030.

Baca Juga :  Hadiri Perayaan HUT Polri ke-78, Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Peningkatan Kinerja Polri

“Jaranan atau kuda lumping ini merupakan turunan dari reog yang kemudian menjadi kesenian tersendiri yang terus berkembang dilingkungan masyarakat. Kesenian ini menjadi hiburan kalangan masyarakat yang cinta terhadap kebudayaan. Tentunya nanti kesenian ini akan terus dilestarikan agar anak cucu kita nanti tetap mengenal budaya asli bangsa kita,” tutup ketua DPC Gerindra Banyuasin ini.

Follow WhatsApp Channel politicnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 16 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Parpol

Gerakan Menanam Sejuta Pohon, Start Awal Kampanye PKS Sumbar

Legislator

Kunjungi The Diplomat Tailor and Batik Gallery, Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Lestarikan Batik Indonesia

Legislator

Ketua MPR RI Bamsoet Akan Segera Luncurkan Dua Buku ke-33 dan 34 Karya Terbaru dan Dua Buku Bahan Ajar Ilmu Hukum

Komunitas

Laporan Hasil Survei Count Succes Indonesia Pilkada Pringsewu 2024

Politic

Bertemu Persatuan Perangkat Desa RI (PPDRI) Purbalingga, Ketua MPR RI Bamsoet Pastikan Revisi UU Desa Disahkan Setelah Pemilu 2024

Politic

Terbuka Umum Dan Gratis, Dua Calon Bupati Daftar Ke DPC PPP Pati

Legislator

Berikan Kuliah Pembaharuan Hukum Program Doktor, Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Penyempurnaan UU Pemilu

Komunitas

Mengupas Bantaeng, Poros Tengah Mencari Sosok Pemimpin