Home / Eksekutif / Rilis

Minggu, 6 Agustus 2023 - 07:42 WIB

Ngaji Kebangsaan Bersama Gus Muwafiq Di Mesjid Al Akbar Surabaya

J FK - Penulis

Surabaya – Gus Muwafiq menjadi pemateri dalam pengajian kebangsaan di Masjid Al Akbar Kota Surabaya, Sabtu (5/8/2023). Pengajian yang digagas promotor nasional Edy Torana, SH, MH, M.Kn, CLA ini dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 Hijriyah dan syukuran Kemerdekaan RI ke 78 Tahun, Praktisi Hukum Muslim Indonesia (PHMI).

Acara yang di dukung ANDALUS Travel Hajj & Umrah Service ini bertemakan ‘NGAJI KEBANGSAAN BERSAMA GUS MUWAFIQ’. Tepat pukul 08.00 WIB di Ruang Utama Masjid Nasional Al Akbar, Gus Muwafiq berceramah tentang Peradaban Islam dan Kebangsaan Nusantara di depan 12 ribu-an jamaah yang hadir.
Gus Muwafiq mengatakan dalam ceramahnya, pusat peradaban Islam dan Kebangsaan Nusantara dimulai dari Kota Surabaya. Dimana tokoh, guru atau sosok inspiratif-nya adalah Raden Rahmat atau Sunan Ampel yang dinobatkan sebagai Walisongo.

Banyak murid-murid Sunan Ampel Surabaya yang menyebar ke seluruh Indonesia dan mengajarkan wawasan kebangsaan yang pluralis. Para murid Sunan Ampel banyak yang mendirikan kerajaan kesultanan Islam di Nusantara,” kata Gus Muwafiq.

Baca Juga :  Obligor BLBI Mulai Terusik Gara-gara Dipanggil Oleh Menko Polhukam

Menurut Gus Muwafiq kyai asal Sleman Yogyakarta ini menjelaskan, sosok wali-wali dalam perkembangan Islam di Indonesia mampu mengartikulasikan pemahaman budaya lokal. Sehingga dalam dakwahnya para wali-wali ini mampu menghubungkan dakwah Islam dan peradaban budaya Nusantara khususnya di Jawa.

“Yang datang berdakwah dan mensyiarkan Islam di Nusantara adalah para wali-wali, bukan pedagang, bukan ahli militer, ahli ekonomi, ahli kelautan dan pertanian. Akan tetapi para wali-wali ahli agama dan ketuhanan. Sehingga secara level kasta Jawa, para wali-wali tersebut bisa diterima dan mampu menyebarkan Islam di Nusantara,” jelas Gus Muwafiq.

Sementara itu Edy Torana, SH, MH, M.Kn, CLA, Ketua Umum Praktisi Hukum Muslim Indonesia (PHMI) mengatakan, gagasan acara Pengajian Akbar yang menghadirkan Gus Muwafiq ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan. Apalagi kata Edy, dalam waktu dekat pada 17 Agustus 2023 adalah HUT RI ke 78, sehingga wawasan kebangsaan perlu digelorakan.
“Pengajian ini kita rekam dan kita sebarkan ke seluruh Indonesia lewat YouTube dan Sosial Media lainnya. Tentu lewat wawasan kebangsaan, khususnya tentang peradaban Islam di Nusantara bisa ini dipahami para generasi muda Milenial dan Gen Z,” ujar Ketua Umum DPP Relawan Erick Thohir (ETOR) ini.

Baca Juga :  Bupati Lambar Hadiri Temu Alumni dengan Dosen FKIP Unila

Edy Torana selaku sosok pengacara, pengusaha dan promotor nasional ini juga menjelaskan, pada Pengajian Akbar dibagikan Doorprize Umroh Gratis untuk 2 Orang. 1 hadiah umroh dari Edy Torana dan 1 hadiah umroh lagi dari ANDALUS Hajj & Umrah Service.

Even Pengajian Akbar di Masjid Al Akbar ini akan terus kita gelar dalam beberapa waktu kedepan agar kita terus peduli pada agama dan bangsa. Karena itu saya selaku Promotor dan Producers tidak hanya bergerak di acara musik dan seni, namun juga dakwah dan agama,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel politicnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 39 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Minta Pemkab Mentawai Terus Tetapkan Skala Prioritas demi Percepatan Pembangunan

Rilis

Sultan Paser XVIII Foundation Angkat dan Undang Investor dengan Konsep Pengawalan Nusantara City dalam Program IKN

Eksekutif

Tinjau Dampak Bencana di Sijunjung, Gubernur Mahyeldi Salurkan Bantuan Provinsi dan Pusat Senilai Rp400 Juta Lebih

Eksekutif

Gubernur Sumbar Serahkan Penghargaan Camat Terbaik Tingkat Provinsi 2023

Rilis

Warga Bandar Lampung Apresiasi Bantuan Sembako DPD KNPI Lampung

Rilis

Panglima Hadi Buka Suara soal Calon Penggantinya di Pimpinan TNI

Rilis

Kontak Tembak di Distrik Kiwirok Minggu Pagi, 1 Polisi Gugur

Eksekutif

Milad ke-170 Aisyiyah, Gubernur Mahyeldi Minta Kolaborasi Pemerintah-Ormas Terus Dikembangkan