Home / Eksekutif

Sabtu, 18 Mei 2024 - 21:26 WIB

Mentan Siapkan Puluhan Miliar untuk Lahan Gagal Panen karena Bencana, Gubernur Mahyeldi Ucap Syukur dan Terima Kasih

Wawan - Penulis

AGAM, – Bencana banjir lahar dingin dan longsor yang melanda Kabupaten Agam dan Tanah Datar menyebabkan ribuan hektare lahan tanamanan pertanian gagal panen (puso) dan mengalami kerusakan. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, berterima kasih atas respons cepat Menteri Pertanian, yang menggaransi penyaluran bantuan bibit, pupuk, dan alat-alat pertanian sesegera mungkin.

“Kita bersyukur dan berterima kasih banyak atas perhatian dan kepedulian pemerintah pusat dalam penanganan bencana di Sumbar. Termasuk kepedulian Bapak Mentan, yang memastikan akan segera menyalurkan bantuan bagi petani kita yang mengalami gagal panen dan merugi karena kejadian bencana kali ini,” ucap Gubernur Mahyeldi saat mendampingi Mentan Amran Sulaiman ke Bukik Batabuah, Agam, Sabtu (18/05/2024).

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Salurkan 220 Ton Beras Cadangan Pangan untuk Warga Pessel Terdampak Banjir dan Longsor

Ada pun dalam keterangannya, Mentan Amran Sulaiman mengatakan, pihaknya telah menerima laporan bahwa bencana banjir lahar dingin dan longsor di Sumbar turut berdampak pada aktivitas pertanian masyarakat di Agam dan Tanah Datar. Sebab, cukup banyak lahan pertanian yang rusak hingga mengalami gagal panen atau puso

“Kita sudah menerima laporan, ada sekitar 450 hektare lahan pertanian yang gagal panen (puso), dan ada sekitar 1.600 hektare tanaman yang rusak, sehingga totalnya sekitar dua ribuan hektare yang terdampak. Nanti kita bantu bibit gratis dengan anggaran sekitar Rp10 miliar. Nanti ditambah pupuk dan alat-alat pertanian, totalnya mungkin sekitar Rp15-20 miliar,” ucap Mentan Amran.

Baca Juga :  Pembicara Utama Sosialisasi KPID Sumbar, Sekda Sumbar Hansastri Berharap Lembaga Penyiaran Turut Meningkatkan Kualitas Pemilu

Mentan menegaskan, bahwa ia telah menghubungi Ditjen terkait untuk menindaklanjuti penanganan terhadap dampak kerusakan lahan dan kerugian sektor pertanian akibat bencana di Sumbar. Selanjutnya, Mentan meminta Pemerintah Daerah (Pemda) melalui dinas terkait di kabupaten/kota dan provinsi untuk menyegerakan data Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) yang akan menerima bantuan.

“Saya sudah telpon Dirjen terkait. InsyaAllah akan dialihkan anggarannya ke sini. Saya minta Kepala Dinas Kabupaten/Kota dan Provinsi segera menindaklanjuti CPCL-nya. Bantu masyarakat untuk administrasinya. UPT Kementan di Sumbar juga saya minta segera bertindak bantu masyarakat,” ucapnya menekankan. (adpsb/h)

Berita ini 8 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi dan Forkopimda Sumbar Tunaikan Kunjungan Bersejarah ke Medan Tugas Prajurit di Provinsi Papua Barat Daya

Eksekutif

Harneli Caleg DPR RI Dapil Sumbar 1 Berkampanye didaerah lintau Kabupaten Tanah Datar Sumatra Barat

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Tegaskan Perhutanan Sosial Harus Maksimal Meningkatkan Pendapatan Petani

Eksekutif

Buka TOT Tenaga Pengajar PKN II, Gubernur Mahyeldi Tegaskan Birokrasi Berkualitas Berbanding Lurus dengan Kualitas Kehidupan Masyarakat

Eksekutif

Tinjau Kerusakan Jalan Sumbar-Riau Pascalongsor, Gubernur Mahyeldi : Butuh Perbaikan Secepat Mungkin

Eksekutif

Peringati Bulan Inklusi Keuangan 2023, Gubernur Mahyeldi Minta TPAKD Makin Memudahkan Akses Keuangan bagi Seluruh Masyarakat

Eksekutif

Hadiri RAT 2023 PKPRI Sumbar, Gubernur Mahyeldi Ingatkan Peran Penting Pengawas untuk Kemajuan Koperasi

Eksekutif

Sumbar Masih Kekurangan Dokter, Gubernur Mahyeldi Tekankan Pentingnya Pemerataan Penempatan