Home / Komunitas / Opini / Politic / Tokoh

Jumat, 12 April 2024 - 15:15 WIB

Ketua Ormas P3AD Malut Angkat Suara Bela TNI Soal Tudingan Langgar HAM di Papua

Syafridhani Smaradhana - Penulis

PoliticNews.ID – Ternate: Korban aksi kekerasan dari kelompok kriminal bersenjata KKB Papua terus berjatuhan, sementara operasi yang dilakukan TNI untuk pengamanan selalu dituduh melanggar HAM. Hal ini disampaikan Ketua Persatuan Perhimpunan Putra Putri Angkatan Darat Maluku Utara, M. Joyo Sukarno. S.H., M.H.

Menurut Joyo Sukarno, ulah kelompok bersenjata di Papua  ini justru bisa dikategorikan aksi kriminal, dan sikap TNI sudah benar memerangi aksi kriminal dalam wilayah NKRI.

* Deklarasi Persatuan Putra Putri Angkatan Darat & Pemberian Mandat Kepada 34 Provinsi di Jakarta

Pernyataan Joyo Sukarno ini menyikapi gugurnya Danramil Paniai oleh kelompok bersenjata yang disaat bersamaan muncul tudingan terhadap TNI yang dianggap melakukan pelanggaran HAM di Papua.

Ketua Persatuan Putra Putri Angkatan Darat (P3AD) maluku Utara mengutuk serangan brutal yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka/Kelompok Kriminal Bersenjata di wilayah Papua. Dalam serangan itu sudah banyak prajurit TNI Polri yang sedang bertugas menjadi korban.

Baca Juga :  GERAK BS dan IMI Bantuan Logistik dan Obat-obatan untuk Korban Erupsi Semeru

Dirinya menegaskan bahwa tindakan kekerasan yang dilakukan oleh OPM/KKB adalah suatu bentuk pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan mengancam keamanan serta stabilitas negara.

“Kami prihatin atas meningkatnya serangan terhadap aparat keamanan di Papua. Dan respons yang cepat dan tegas dari pemerintah dan lembaga terkait sangat diperlukan,” tegas M. Joyo Sukarno.

Ketua P3AD Malut itu mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnasham) untuk segera turun ke Papua dan melakukan investigasi menyeluruh terhadap kejadian ini.

• M. Joyo Sukarno, S.H., M.H – Ketua P3AD Maluku Utara

“Reaksi Komnasham jangan hanya sebatas retorika di media, namun harus diikuti dengan tindakan konkrit dalam menegakkan keadilan dan menjamin perlindungan terhadap hak asasi manusia di Papua,” katanya.

Baca Juga :  108 Pati TNI Dimutasi, Simak Daftar Lengkapnya

Dirinya meminta kepada Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk segera mengambil langkah-langkah operasional memberantas keberadaan dan aktifitas OPM/KKB di Papua. Hal ini diharapkan dapat memberikan rasa aman nyaman bagi masyarakat Papua serta mengembalikan kedaulatan negara di wilayah tersebut.

Ketua P3AD maluku Utara ini juga meminta seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam menghadapi ancaman terhadap keutuhan negara dan menegakkan kedaulatan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Papua. Dirinya berharap, masyarakat tak gegabah dalam menyikapi persoalan yang terjadi.

Berita ini 17 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Komunitas

DPP GMNI Minta Kapolri Pecat Kapolres TTU Atas Tindakan Represif Terhadap Mahasiswa

Komunitas

Rapimnas Golkar Putuskan Usung Prabowo-Gibran Capres-Cawapres 2024, Ketua MPR RI dan Waketum Partai Golkar Bamsoet Harap Utamakan Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Legislator

Dukungan Penuh Warga Muaro Kasang Kelurahan Padang Sarai ke Ustadz Mulyadi Maju Jadi Anggota DPRD Kota Padang 

Politic

Pendaftaran Balon Bupati/Wakil Bupati Bantaeng Dimulai, “Koalisi Rakyat Poros Tengah” Mendadak Rapat

Tokoh

Yan Coga, Bakal Calon Walikota Independen Mendukung PENOLAKAN Kenaikan Tarif PDAM

Legislator

Seorang BCAD PKS Sumbar di Ganti karena Meninggal Dunia

Eksekutif

Toleransi Dan Kesatuan Dalam Momentum Idul Fitri 1445 H/2024 M

Eksekutif

Ummi Tasnidar.Spt.MM Beserta yurneidi Bersilahturohmi Dengan Pensiunan Yang Ada Di Kecamatan Padang Timur