Home / Parpol / Politic / Tokoh

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:58 WIB

Ketua MPR RI Bamsoet Tegaskan Perlunya Hubungan Industrial Sesuai Nilai-Nilai Pancasila

KM - Penulis

JAKARTA – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua Dewan Pembina Depinas Sentra Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Bambang Soesatyo menilai hadirnya Keputusan Menteri Ketenagakerjaan (Kepmenaker) Nomor 76 Tahun 2024 Tentang Pedoman Pelaksanaan Hubungan Industrial Pancasila, merupakan tonggak penting dalam upaya menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan. Memastikan hubungan industrial antara pemerintah, buruh dan pengusaha dapat berjalan sesuai nilai-nilai luhur Pancasila yang menjadi landasan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Untuk memajukan perekonomian nasional yang berkelanjutan dan inklusif, dibutuhkan hubungan industrial yang harmonis. Karenanya, sebagus apapun peraturan yang dibuat, hanya bisa dirasakan manfaatnya apabila diimplementasikan secara tepat. Peraturan yang sudah bagus, jangan hanya berakhir di atas meja kerja saja, tanpa diterapkan dalam kehidupan nyata,” ujar Bamsoet dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama SOKSI, di Jakarta, Rabu (19/6/24).

Hadir antara lain, Menteri Tenaga Kerja RI ke-21 sekaligus Ketua Dewan Pakar SOKSI Bomer Pasaribu, Wakil Ketua Umum SOKSI Lawrence Siburian serta Direktur Kelembagaan dan Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrian Kementerian Tenaga Kerja Heru Widianto.

Baca Juga :  Pimpin Apel Hari Santri, Gubernur Mahyeldi Ingin Santri Turut Berperan Wujudkan Indonesia Emas

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, selama satu dekade terakhir, Indonesia telah menunjukan ketahanan ekonomi yang luar biasa. Berhasil melalui berbagai tantangan global dan domestik, salah satunya pandemi COVID-19. Pertumbuhan ekonomi nasional sempat terkontraksi selama empat kuartal pada periode tahun 2020-2021, menyebabkan perekonomian terjerembab pada jurang resesi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2020 mencapai lebih dari 7 persen, dan untuk pertama kalinya semenjak krisis moneter 1998, Indonesia mengalami penurunan PDB hingga minus 3,49 persen.

“Melalui semangat gotong royong, akhirnya kita bisa melakukan titik balik kebangkitan ekonomi pada kuartal kedua tahun 2021, dimana pertumbuhan ekonomi melonjak hingga mencapai 7.07 persen. Sepanjang tahun 2022 dan 2023 hingga triwulan pertama 2024, pertumbuhan ekonomi stabil di atas 5 persen. Dengan pertumbuhan yang stabil, Tingkat pengangguran terbuka per Februari 2024 turun hingga mencapai angka 4,82 persen,” jelas Bamsoet.

Baca Juga :  Prabowo Tuai Simpati, Tangis Netizen Pecah Pasca Debat Pilpres 2024

Wakil Ketua Umum FKPPI dan Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila serta Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, disisi lain bangsa Indonesia tidak bisa menutup mata bahwa saat ini masih ada masalah ketersediaan lapangan pekerjaan, yang menjadi tantangan yang harus dijawab dalam memaksimalkan potensi kalangan muda. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, hampir 10 juta atau sekitar 22,25 persen generasi Z berusia 15-24 tahun berstatus tidak memiliki kegiatan, baik kegiatan di pekerjaan, pendidikan, maupun training/pelatihan.

“Jika data Gen Z ditambah kelompok usia 25-29 tahun, maka terdapat 66 persen kalangan muda yang tidak memiliki kegiatan. Artinya, 2 dari 3 kaum muda produktif berusia dibawah 30 tahun justru sedang menganggur atau tidak memiliki kegiatan,” pungkas Bamsoet. (*)

Follow WhatsApp Channel politicnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 10 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Legislator

Kunjungi Kertanegara, Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Jika Prabowo Rangkul Semua Partai Politik Masuk Koalisi Pemerintahan

Rilis

Menilik Gaya Kepemimpinan Gubernur Sumbar Mahyeldi

Eksekutif

Ratusan Warga Luar Sumbar Mengikuti Acara Minangkabau Basepeda Gubernur Mahyeldi : Tujuan Daerah Mempromosikan Potensi Wisata dan UMKM Lokal Melalui Penyelenggaraan Event Tercapai

Komunitas

Debat Perdana Cawapres 2024, Sat Set Movement Jember Adakan Nonton Bareng

Eksekutif

Berkat Komitmen dalam Pengelolaan Sampah Laut di Sumbar, Gubernur Mahyeldi Terima Penghargaan dari KKP RI

Eksekutif

Sumbar Kembali Jadi Nominator IGA Kemendagri 2023, Gubernur Mahyeldi Paparkan Inovasi Masuk Surga dan LIHAI

Legislator

Sosok Pun Ardi Anggota DPRD Kota Padang yang Diharapkan Masyarakat

Eksekutif

Deklarasi Komunitas Petani Palawija Kec Bontotiro