Home / Legislator / Politic / Rilis

Sabtu, 15 Juni 2024 - 17:42 WIB

Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Peningkatan Iklim Investasi Melalui Bank Tanah

KM - Penulis

JAKARTA – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menuturkan di tengah persaingan global yang semakin kompetitif, mewujudkan iklim investasi yang positif adalah tantangan yang harus dihadapi. Salah satu langkah konkrit Pemerintah Indonesia dalam mendorong iklim investasi adalah melalui pembentukan Bank Tanah, sebagai badan khusus yang bertujuan untuk mengelola tanah, dan berfungsi melaksanakan perencanaan, perolehan, pengadaan, pengelolaan, pemanfaatan, dan pendistribusian tanah.

“Dengan terbentuknya Badan Bank Tanah akan dapat menjamin ketersediaan tanah untuk kepentingan umum, sosial, pembangunan, pemerataan ekonomi dan reforma agraria, serta mendukung investasi. Tanah menjadi aset yang disimpan dan dicadangkan untuk kepentingan pembangunan,” ujar Bamsoet saat menjadi pembicara secara daring dalam Seminar Nasional Pascasarjana Magister Kenotariatan Universitas Jayabaya di Jakarta, Sabtu (15/6/24).

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, peran dan fungsi Badan Bank Tanah seperti halnya Land Banking yang dapat menjadi solusi atau jawaban dalam pengadaan tanah untuk kepentingan investasi. Serta dapat mendukung tujuan reforma agraria dalam mewujudkan pelayanan pertanahan yang modern. Antara lain melalui penerbitan sertifikat hak atas tanah secara elektronik.

Baca Juga :  Pandemi Covid-19 Terkendali, Satgas Covid-19: Hebat Sekali Bangsa Indonesia

“Sertifikasi secara elektronik akan menjadi landasan perubahan pola pikir masyarakat kita, bahwa digitalisasi dapat dimanfaatkan dalam berbagai dimensi kehidupan. Termasuk dalam dokumentasi kepemilikan tanah. Sertifikat elektronik ini menghadirkan beberapa kemanfaatan, antara lain jaminan validitas informasi dokumen yang ter-enkripsi, kemudahan proses verifikasi secara digital, kecepatan dalam pelacakan dokumen, serta jaminan dan kepastian hukum,” kata Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Alumni Doktor Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran (PADIH-UNPAD) dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menambahkan, saat ini masih ada berbagai pandangan kontra terhadap kehadiran bank tanah yang pada umumnya terbagi dalam tiga persoalan. Pertama, tumpang tindihnya regulasi yang ada. Kedua, belum adanya peraturan teknis yang lebih detail untuk penerapan operasionalnya di daerah. Ketiga, pembentukan bank tanah belum tersosialisasi dengan baik kepada masyarakat, sehingga menimbulkan asumsi dan persepsi yang beragam.

Baca Juga :  Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Kerjasama ORARI dengan Rescue Otomotif Indonesia

“Untuk menjawab ketiga persoalan tersebut, titik tekannya yakni dengan mengedepankan prinsip bahwa kehadiran bank tanah harus menjadi bagian dari solusi untuk menjawab berbagai persoalan agraria, dan bukan menambah persoalan baru. Perlu ada sinergi dan keseimbangan dalam pengelolaan agraria, baik sebagai penopang kebutuhan dasar rakyat, sebagai sumber perekonomian rakyat, maupun sebagai aset investasi pembangunan yang potensial,” pungkas Bamsoet. (*)

Follow WhatsApp Channel politicnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Rilis

Pensiunan Guru Hadiri Acara Launching Rumah Anies Baswedan di Pilpres 2024

Rilis

Partai Ummat Pali Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi Caleg

Rilis

Pj Bupati Banyuasin Rapat Konsolidasi Bersama Komisioner KPU Banyuasin

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Apresiasi Inisiatif Pengusaha Tambang Perbaiki Jalan Penghubung Payakumbuh-Sitangkai dan Minta Seluruh Perusahaan Patuhi Tonase Sesuai Kelas Jalan

Rilis

Tim Gerakan Nasional Cinta Prabowo Muara Enim Gelar Kopi Darat di Cafetaria Lanin

Eksekutif

Gubernur Sumbar Dukung Penuh Program Rajo Labiah untuk Menekan Kriminalitas dan Meningkatkan Kualitas SDM Sumbar

Komunitas

Langgar AD/ART dan Kode Etik, Ketum dan Sekum Pengprov FORKI Malut Di-SP Satu KONI Malut

Rilis

Diduga Lecehkan Sesama Profesi, Puluhan Wartawan Geruduk Kantor Media Harian Banyuasin