Home / Rilis

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 22:26 WIB

Jokowi Dijadwalkan Terbang Ke Roma Terima Langsung Presidensi G20

Ollie Wijaya - Penulis

JAKARTA : Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan menghadiri penutupan KTT G20 di Roma. Jokowi bakal menerima penyerahan tongkat estafet kepemimpinan G20.

“Dari informasi yang kami dapatkan, Presiden akan berangkat untuk menerima kepemimpinan G20 di Roma. Tapi, mengenai kepastian itu, memang pihak protokoler atau Kemensetneg yang akan menentukan, tetapi penyerahan, Presiden akan datang langsung ke Roma dan kemudian juga Presiden akan menghadiri COP26 tentang perubahan iklim,” kata juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman, di kompleks Istana Kepresidenan.

Namun Fadjroel belum bisa memastikan waktu persis Jokowi bertolak ke Roma. Dia belum mendapatkan informasi lengkap dari Kemensetneg.

“Kita akan menunggu. Pada saatnya akan diumumkan oleh pihak Kemensetneg, khususnya protokol dari Kemensetneg, kapan Presiden akan berangkat dan siapa saja yang akan ikut menghadiri dari penyerahan presidensi G20,” ujar Fadjroel.

Fadjroel lantas berbicara mengenai kunjungan Jokowi ke Bali dalam rangka persiapan G20. Indonesia, kata Fadjroel, ingin mengangkat soal green economy dalam momentum tersebut.

Baca Juga :  AKBP Gelar Lomba Pidato dan Kuliner Minang, Gubernur Mahyeldi Berharap Sumbar Terus Lahirkan Orator Ulung

“Presiden juga kan sudah ke Bali untuk mempersiapkan, untuk pertemuan di tahun depan 2022, itu semua pemimpin G20 beserta pemimpin-pemimpin negara lainnya. Presiden sudah meninjau persiapan-persiapan di Bali, termasuk ke mana nanti para pemimpin tersebut akan diajak. Salah satunya melihat perkembangan green economy kita yang kemarin ditinjau Presiden itu, salah satunya mangrove di Bali dan itu yang akan diajukan Presiden,” ujar Fadjroel.

Informasi mengenai kunjungan Jokowi ke Roma juga sebelumnya disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers G20, Jokowi akan bertolak ke Roma akhir Oktober.

“Bapak Joko Widodo akan menghadiri penutupan KTT G20 di Roma pada 30-31 Oktober mendatang. Yang di sana Bapak Presiden akan menerima secara resmi penyerahan tongkat estafet G20 dari PM Italia,” kata Airlangga.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Ajak Para Pemimpin Wujudkan Ekosistem Rantai Pasok Global yang Tangguh

Selanjutnya, mulai 1 Desember 2021 hingga 31 November 2022, giliran Indonesia menjadi tuan rumah presidensi G20. Rencananya akan ada 150 pertemuan selama periode tersebut

“Rangkaian ini merupakan antara lain working group tingkat Sherpa dan tingkat finance deputy pertemuan tiap menteri. Sehingga KTT dihadiri oleh seluruh kepala negara dan kepala pemerintahan. Jumlah delegasi pertemuan sekitar 500-5.800 orang event sepanjang tahun,” ujar Airlangga.

Dengan menjadi tuan rumah Presidensi G20, Indonesia memiliki kesempatan ikut menentukan kebijakan pemulihan ekonomi global. Terutama dalam ekonomi setelah pandemi COVID-19.

“Kesempatan secara strategis untuk ikut menentukan arah desain kebijakan pemulihan ekonomi global, terutama pada masa pascapandemi COVID-19,” ujar Airlangga.

Follow WhatsApp Channel politicnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 2 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Rilis

Aspirasi Terwujud di Dapil Tiga, Muslihan Perjuangkan Hak Rakyat

Legislator

Kuliah Umum Tentang Politik, Hukum dan Kekuasaan di Universitas Borobudur, Ketua MPR RI Bamsoet Ingatkan Peserta Didik Dalam Pratiknya Tidak Seindah yang Diajarkan di Kampus

Komunitas

Kado HUT ke-77 RI, YMTTN Berbagi Buku di SMP Negeri 1 Miomaffo Barat

Komunitas

BWSK I Pontianak Gelar Penghijauan di pantai Kota Singkawang

Rilis

Mobile Legend Tambah Medali Emas Tadi Malam, Berikut Perolehan Total Medali Sumbar hingga Jumat siang

Legislator

Semifinal Bola Voly Putra dan Putri di Paroki Kiupukan Berlangsung Meriah

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Akan Gelar Turnamen Sepak Bola Piala Gubernur untuk Pelajar SMK dan SMA di Sumbar Tahun 2024

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Pimpin Rapat di Pasbar, Cari Titik Terang Soal Penolakan PSN dan Pastikan Masyarakat Aman