Home / Eksekutif

Selasa, 7 Mei 2024 - 13:38 WIB

Geliat Industri Halal Sumbar, Gubernur Mahyeldi Buka Pelatihan bagi 40 Juru Sembelih Halal Ruminansia

Wawan - Penulis

BUKITTINGGI, – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menyatakan bahwa Pemprov Sumbar semakin fokus dalam pengembangan geliat industri halal, salah satunya dengan memastikan seluruh produk makanan telah diproses secara halal. Hal itu disampaikan Gubernur saat membuka Pelatihan Kompetensi Juru Sembelih Halal (Juleha) Ruminansia di Triple Tree Hotel Bukittinggi, Senin (06/05/2024).

“Pintu pertama kehalalan produk makanan hewani itu ada di proses penyembelihannya. Oleh karena itu, pelatihan ini adalah wujud komimen kita dalam memastikan produk makanan yang akan dipasarkan, terjamin kehalalannya, karena disembelih oleh juru sembelih bersertifikat halal,” ucap Gubernur dalam sambutannya.

Kebutuhan akan produk halal, sambung Gubernur, bukan saja menjadi kebutuhan masyarakat atau negara mayoritas Muslim. Melainkan sudah menjadi standar kebutuhan masyarakat Internasional. Oleh karenanya, produk makanan halal juga diperlukan untuk kebutuhan ekspor ke luar negeri.

Baca Juga :  Berjibaku Perbaiki Kebocoran Pipa Disungai Lareh

“Negara seperti Jepang, Korea, dan lain-lain, juga membutuhkan produk makanan halal. Ini berkaitan dengan kepariwisataan, karena bidikan mereka adalah wisatawan dari negara-negara Islam, sehingga produk halal sudah barang tentu perlu mereka sediakan. Tentu saja, kita dapat mengambil peran sebagai pemasok kebutuhan produk makanan halal tersebut,” ucap Gubernur lagi.

Hal senada disampaikan Peniliti Senior dari Halal Institute IPB, Heni Suraini, yang bertindak selaku pemateri dalam pelatihan tersebut. Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan amanah Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

“Selain juru sembelih halal, rumah potong hewan (RPH) juga sangat penting untuk disertifikasi halal. Kita berharap, juru sembelih yang dilatih hari ini, dapat menjadi kader-kader juru sembelih halal, yang akan menjamin terselenggaranya proses penyembelihan hewan ternak secara halal di Sumbar,” katanya.

Baca Juga :  Ketua Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar Datangi Kemah Bela Negara Tingkat Daerah Tahun 2023 Menggunakan Jetski

Sementara itu, Kepala Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan (Dinak Keswan) Sumbar, Sukarli menyebutkan, pelatihan Juleha diselenggarakan untuk mendukung pengembangan industri halal di Sumbar. Hingga 2023, telah dilaksanakan pelatihan Juleha terhadap 330 orang. Sementara itu dalam target RPJMD 2021-2026, ditargetkan pelatihan ini dapat menyasar 1.000 peserta Juleha Unggas dan Juleha Ruminansia.

“Khusus tahun 2024 ini, kita rencanakan pelatihan untuk 170 orang Juleha, sehingga target sampai akhir 2024 itu sudah dilatih 500 Juleha. Ada pun untuk hari ini, kita selenggarakan pelatihan batch pertama tahun 2024, yang diikuti oleh 40 orang Juleha Ruminansia dari 14 kabupaten/kota,” ujarnya. (adpsb/h)

Follow WhatsApp Channel politicnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Eksekutif

Sumbar Dapat Anugrah Merdeka Belajar Pendidikan Nasional Tahun 2023

Eksekutif

Commissioner of The Balcone Suites Hotel and Resort Puji Kemudahan Berinvestasi di Sumbar

Eksekutif

Menteri Basuki dan Dubes Fadjroel Hadiri International High-Level Conference on the International Decade for Action “Water for Sustainable Development”, 2018-2028

Eksekutif

Presiden Jokowi Bakal Kunker ke Sumbar

Eksekutif

HUT Bhayangkara ke-78, Gubernur Mahyeldi : Terima Kasih Polri Selalu Hadir untuk Masyarakat Sumbar di Berbagai Situasi

Eksekutif

Subuh Bersama Warga Tigo Nagari, Gubernur Mahyeldi Ingatkan Pentingnya Menyiapkan Pemuda Beriman sebagai Calon Pemimpin Bangsa

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Sebut Kelompok Dasawisma sebagai Ujung Tombak dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga di Sumbar

Eksekutif

Tanam Bibit Cemara di Pantai Purus Padang, Ini ALasan Sumbar Ditunjuk Jadi Tuan Rumah HKBN 2024