Home / Rilis

Senin, 20 Juni 2022 - 20:49 WIB

Bea Cukai Kembali Ungkap Penyelundupan Setengah Kilogram Sabu Lewat Barang Kiriman

Ollie Wijaya - Penulis

SEMARANG : Kembali ungkap penyelundupan narkotika melalui barang kiriman, Bea Cukai Tanjung Emas bersama Bea Cukai Kanwil Jateng DIY dan Polda Jawa Tengah berhasil gagalkan upaya penyelundupan kurang lebih 509.7 gram Methampetamine (sabu) dengan modus dimasukkan dalam false compartment, Senin (20/06/22).

“Penindakan ini merupakan hasil sinergi dari bersama tim gabungan dari Bea Cukai Tanjung Emas, Bea Cukai Kanwil Jateng DIY serta Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah.” terang Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Anton Martin.

Kejadian diawali pada pada Senin (13/06/22) dilakukan pembongkaran barang berupa Barang Kiriman dari Zambia menuju Kabupaten Semarang terdapat 1 CN/AWB (Consignment Note/AirWayBill) yang mencurigakan yang berasal dari Zambia.

Berdasarkan hasil citra X-Ray dan pelacakan Tim K-9 Kanwil Bea Cukai Jateng DIY kemudian dilakukan pemeriksaan fisik atas koli barang kiriman ditemukan kristal bening yang disembunyikan dalam tabung suspensi udara dengan berat bruto kurang lebih 509,7 gram.

Baca Juga :  Okta Kumala Dewi "Mari Tanamkan Budaya Literasi Di Masyarakat"

Dari hasil temuan tersebut dilakukan pengujian dengan narkotest dengan hasil diduga narkotika. Kemudian ditindaklakuti dengan pengujian sample pada Laboratorium BLBC KPPBC TMP Tanjung Emas kedapatan positif narkotika golongan I dengan jenis Metamphetamine (sabu). Anton Martin mengungkapkan “atas temuan tersebut dilakukan controlled delivery bersama tim dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah”.

Bersama Team Ditresnarkoba Polda Jateng dilakukan penangkapan terhadap tersangka yang berada di JL. Lingkungan Sidorejo, Rt. 004, Rw. 010, Kel. Bergas Lor, Kec. Bergas, Kab. Semarang, Prov. Jawa Tengah. “Menurut keterangan tersangka, paket tersebut berisi narkotika jenis sabu dari sdr. A (DPO) narapidana yang berada di salah satu lapas Jawa Tengah dan tersangka baru 5 (lima) kali di perintahkan dan mendapatkan upah per kantong sebesar Rp. 250.000,- dan memakai sabu secara gratis” terang Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Jateng, Kombes Pol Lutfi Martadian

Baca Juga :  Ketua DPD PAN Banyuasin Hadiri RAKERWIL II 

Penggagalan penyelundupan Methampetamine (sabu) melalui barang kiriman ini diperkirakan menyelamatkan ribuan anak bangsa nyawa dengan asumsi 1 gramnya di konsumsi oleh 4-5 orang. “Narkotika ini adalah masalah serius yang menjadi tanggung jawab bersama. Taruhannya adalah masa depan bangsa. Kerjasama dan kolaborasi dengan aparat penegak hukum dan meningkatkan pengawasan perlu dilakukan sebagai langkah preventif untuk menekan masuknya Narkotika di Indonesia. Karena sudah menjadi tugas kami untuk memastikan barang yang masuk di wilayah Indonesia aman dan tidak membahayakan masyarakat.” imbuh Anton.

Berita ini 23 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Rilis

Aspirasi Terwujud di Dapil Tiga, Muslihan Perjuangkan Hak Rakyat

Rilis

Presiden Jokowi Dorong Kemitraan yang Saling Menghormati di KTT ASEAN-RRT

Rilis

Meski Hari Libur, Relawan Prokes Merauke Tetap Jalankan Aktivitas Distribusikan Masker ke Masyarakat

Legislator

Berikan Kuliah Pascasarjana S3, Ketua MPR RI Bamsoet Ingatkan Pentingnya TAP MPR Atasi Kebuntuan Politik dan Konstitusi

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Apresiasi Inisiatif Pengusaha Tambang Perbaiki Jalan Penghubung Payakumbuh-Sitangkai dan Minta Seluruh Perusahaan Patuhi Tonase Sesuai Kelas Jalan

Komunitas

Sekjen PP Muhammadiyah: RUU PPRT Penting, Perlu Diperjuangkan Bersama-sama.

Eksekutif

Bertolak Dari Tuapejat dengan Jetski, Wagub Audy dan Apindo Sumbar Serahkan Bantuan untuk OMB Budidaya Kepiting Sipaalei Ojuk di Siberut

Rilis

Atlet Cilik Asal Bantaeng Torehkan Prestasi dalam Ajang Kejuaraan Taekwondo Asean
Hubungi Redaksi Disini