Home / Eksekutif / Rilis

Jumat, 25 Agustus 2023 - 10:45 WIB

Bandar Udara Mentawai Tunggu Sertifikasi, Gubernur Sumbar Intensifkan Komunikasi dengan Maskapai dan Pemerintah Australia

Wawan - Penulis

MENTAWAI, – Bandar Udara Mentawai (BUM) tinggal menunggu sertifikasi bandar udara untuk dapat beroperasi secara resmi. Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyebutkan, komunikasi dengan pemerintah pusat, maskapai, dan Pemerintah Australia, terus dilakukan agar pesawat jenis ATR bisa segera mendarat saat sertifikat BUM terbit.

Hal itu disampaikan Gubernur Mahyeldi usai meninjau pengerjaan BUM di Desa Rokot, Kab. Kepulauan Mentawai, Kamis (24/08/2023). BUM sendiri dibangun untuk menggantikan bandara eksisting yaitu Bandara Rokot Sipora, sehingga didarati pesawar jenis ATR (pesawat penumpang rute pendek), yang bisa membawa hingga 70 lebih penumpang dalam satu kali penerbangan.

“Potensi kepariwisataan di Mentawai sangat besar, sehingga keberadaan BUM diyakini akan memberikan dampak sangat baik bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Mentawai. Saat ini, informasi sementaranya tanggal 7 September nanti sertifikasinya selesa,” ucap Mahyeldi.

Baca Juga :  SMSI Banyuasin Bersama Bawaslu Banyuasin Bersinergi Kawal Proses Pelaksanaan Tahapan Pemilu Serentak 2024 Mendatang

Potensi besar kepariwisataan Mentawai, sambung Gubernur, terbukti dari data perkiraan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bumi Sikerei tersebut, di mana sekitar 350-500 wisman berlabuh di Mentawai dalam sepekan. Dari jumlah tersebut, disebutkan bahwa wisman terbanyak datang dari Australia.

“Oleh sebab itu, kita akan intensifkan komunikasi dengan pihak maskapai dan Pemerintah Australia. Agar, jika nanti BUM sudah bisa beroperasi, penerbangan dari Australia menuju BIM (Bandara Internasional Minangkabau) juga bisa dimulai, dan nanti dari BIM pesawat ATR bisa terbang ke BUM. Selain itu, kita juga bisa membawa jemaah umrah asal Australia melalui BIM nantinya,” ucap Mahyeldi.

Baca Juga :  Alasan Erick Thohir Mau Bubarkan 7 BUMN

Informasi sementara dari pengelola BUM, sambung Mahyeldi, sudah cukup banyak maskapai yang menyatakan kesiapan untuk mengoperasikan pesawat ATR ke Mentawai. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi di Mentawai diyakini akan semakin melaju melalui sektor pariwisata.

“Mudah-mudahan segala persiapan dan urusan yang diperlukan bisa berjalan lancar dan maksimal, sehingga keberadaan BUM nantinya akan sangat berdampak bagi perekonomian masyarakat Mentawai,” ucap Mahyeldi mengakhiri.

Sebagai informasi, Bandara baru di Kab. Mentawai tersebut memiliki panjang runway 1.500 x 30 meter, sehingga dapat dilandasi pesawat ATR 72-600 berkapasitas maksimal 78 penumpang. Sebelumnya, bandara yang lama (Bandara Rokot Sipora) hanya bisa dilandasi pesawat Cessna Grand Caravan berkapasitas 12 orang dengan panjang runway 850 x 23 meter. (adpsb / H )

Follow WhatsApp Channel politicnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 42 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Komunitas

Bamsoet Dukung Terpilhnya Pontjo Sutowo Sebagai Ketum FKPPI 2021-2026

Eksekutif

Salat Id 1445 H di Halaman Kantor, Gubernur Mahyeldi dan Wagub Audy Ucapkan Selamat Lebaran 1445 H

Eksekutif

Masuk Jajaran WBTbI, Gubernur Mahyeldi Sebut Serak Gulo sebagai Simbol Kerukunan Masyarakat Sumbar

Eksekutif

2024 Pemprov Sumbar Targetkan Tidak ada Nagari Tertinggal dan Jadikan Nagari Madani

Rilis

Kunjungan ke Cilacap, Presiden Akan Tanam Mangrove, Tinjau Vaksinasi, hingga Lepas Tukik

Legislator

Anggota DPRD Sumbar Muhammad Ridwan Ceritakan Awal Mula Program Bantuan Seragam untuk Siswa

Rilis

Bertolak ke Roma,Presiden Jokowi Akan Hadiri KTT G20

Rilis

Lagi – Lagi Remaja Diamankan Pihak Berwajib