Home / Legislator

Rabu, 15 September 2021 - 16:38 WIB

Bamsoet Dorong Percepatan Migrasi Kendaraan Konvesional ke Kendaraan Listrik

KM - Penulis

 

BALI – Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengajak komunitas kendaraan listrik untuk mensosialisasikan pentingnya migrasi kendaraan konvesional berbahan bakar minyak ke kendaraan bermotor listrik. Mendukung kebijakan pemerintah melalui Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBL-BB) untuk Transportasi Jalan.

“Saat ini tren industri otomotif dunia semakin mengarah pada pengembangan industri kendaraan listrik. Apalagi, ketersediaan sumber daya minyak dan gas sebagai bahan bakar kendaraan konvensional semakin menipis. Karenanya, butuh partisipasi semua pihak untuk mempercepat migrasi kendaraan konvesional berbahan bakar minyak ke kendaraan bermotor listrik,” ujar Bamsoet saat menerima General Manajer Motor Listrik Gesit Bali, Sari Suryati dan Komunitas Kendaraan Listrik Dewata EVi Association (DEVA) di Bali, Rabu (15/9/21).

Baca Juga :  Hadapi Potensi Serangan Siber, Ketua MPR RI Bamsoet Ingatkan Pentingnya Indonesia Miliki Undang-Undang Keamanan Siber

Hadir dari Dewata EVi Association (DEVA) antara lain Peter Kho, Oscar Praditya, Andre Pratama Djatmiko dan Komang Tria Aprianta.

Ketua DPR RI ke-20 dan Mantan Ketua Komisi III DPR RI Bidang Hukum ini menuturkan, berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), hingga akhir tahun 2020 sedikitnya ada 143,75 juta unit motor berbahan bakar minyak di Indonesia. Sedangkan, jumlah kendaraan mobil penumpang, mobil bus, dan mobil angkutan barang berbahan bakar minyak yang tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) hingga tahun 2018 lalu sudah mencapai 19,8 juta unit.

“Akibatnya, subsidi BBM terus meningkat. Dalam rentang waktu 2014-2019 saja, jumlah subsidi BBM mencapai Rp 700 triliun. Di APBN 2021, subsidi untuk BBM jenis tertentu mencapai Rp 16,6 triliun,” urai Bamsoet.

Baca Juga :  Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Universitas Perwira Purbalingga, Ketua MPR RI Bamsoet Ingatkan Ancaman Degradasi Moralitas Bangsa

Tidak hanya itu, Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menambahkan, tingkat kematian akibat polusi udara di Indonesia juga cukup tinggi. Menurut Greenpeace, angka kematian dini akibat polusi udara di Indonesia sejak 1 Januari 2020 diperkirakan mencapai lebih dari 9.000 jiwa.

“Tidak ada alasan untuk tidak segera bermigrasi ke kendaraan listrik. Perawatan rendah, subsidi BBM bisa dialihkan ke sektor lainnya, serta polusi udara menurun. Jika tidak digencarkan sejak dini, Indonesia bisa tertinggal dari negara maju lainnya,” pungkas Bamsoet. (*)

Follow WhatsApp Channel politicnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 19 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Legislator

Asal Terjamin Keamanan, Komisi II Tak Masalah Kotak Suara Kardus

Eksekutif

Ketua MPR RI Bamsoet Pastikan MPR Siap Gelar Sidang Tahunan MPR RI 16 Agustus 2023

Legislator

Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Usulan Gubernur Lemhannas Dibentuknya Angkatan Ke-4 Siber

Komunitas

Sebut Anggota GMNI “Babi”, DPD GMNI NTT Kecam Oknum Wakil Ketua DPRD Sikka

Legislator

Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Produksi Pesawat N-219 Nurtanio

Legislator

Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Pelaksanaan Lawatan Obor Paskah Nasional XIX dan Silaturahmi Kebangsaan

Legislator

Ketua MPR RI Bamsoet: MPR Akan Gelar Sidang Paripurna September 2024

Legislator

Ketua MPR RI Bamsoet Tegaskan Pentingnya PPHN dalam Ujian Seminar Hasil Riset Program Studi Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Padjajaran