Home / Legislator / Rilis

Sabtu, 1 April 2023 - 07:16 WIB

Aksi Nyata Paroki Maubesi Adakan Penghijauan sebagai Bentuk Cinta Lingkungan

KM - Penulis

KEFAMENANU – Umat Paroki St. Yohanes Maria Vianey Maubesy Gelar Jalan Salib Laudato Si berupa penghijauan lingkungan pada Jumat, 31 Maret 2023.

Aksi nyata ini dilakukan di dua lokasi yakni Kene, Maubesi dan Oebunai, Kiupasan sejak pukul 09.00 WITA

Penghijauan ini digelar guna menjawab seruan paus Fransiskus Sebagai Salah satu aksi mencintai bumi dan memberi perhatian pada kesadaran umat akan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Pastor Rekan Paroki Maubesi Rm. Kristo Oki, Pr menjelaskan apa arti dari Jalan Salib Laudato Si

“Laudato Si dari bahasa Italia yang berarti Terpujilah Engkau. Ensiklik Paus Fransiskus ini merupakan eksiklik ke dua pada masa kepausannya dan diterbitkan pada 18 Juni 2015”, jelas Romo Kristo.

“Ensiklik ini memberi kita sebuah kesadaran baru melihat dan memperlakukan alam sebagai Rumah Kita bersama. Rumah yg menjadi tempat interaksi segala ciptaan di planet bumi utk saling memberi hidup”, lanjutnya.

Baca Juga :  Musim Kemarau, Perumda Air Minum Kota Padang Upayakan Distribusi Air Tetap Terjaga

Namun, kenyataan yang kita alami dewasa ini, bumi dicaplok oleh keegoisan manusia hingga pada tingkat krisis dan kritis. Kenyataan ini mengundang kepedulian Gereja melalui paus Fransiskus untuk membuat gerakan pertobatan ekologis

Pertobatan ekologis menuntut kita utk membaharui batin kita dalam membentuk sikap memperlakukan ibu bumi secara berkeadilan.
Bumi ini telah lebih dari cukup membuka rahimnya untuk kita manusia dan ciptaan lainnya mendapatkan nafkah hidup dan mengekspresikan hidupnya. Maka, kerendahan hati adalah cara tepat untuk mengembangkan sikap keadilan ekologis.

Maka, jalan salib merupakan bentuk dan ekspresi pertobatan ekologis yang berkeadilan untuk makin mengasihi dan peduli.

Jalan Salib Laudato si, mengarahkan kita untuk :

1. Mengasah kerendahan hati.
Tuhan menerima Salib sebagai wujud dari kerendahan hati. Tuhan yang mahakuasa mengosongkan diriNya untuk mengisi hati manusia yg makin congkak dan egois. Kerendahan hati merupakan kunci untuk memberi hidup bagi yang lain, termasuk tata kehidupan pada ibu bumi.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Ingatkan Masyarakat Kota Dumai Pentingnya Siapkan Generasi Berkualitas

2. Mengembangkan rasa Solidaritas.
Salib merupakan tanda solidaritas Allah bagi manusia yang kehilangan kerendahan hati.Tanda solidaritas Allah bagi manusia yang diracuni ketegaran hati yang mengarahkan manusia pada tindakan “membunuh” atau “mematikan”.

Ketegaran hati telah menjadi momok yg menghancurkan ibu bumi karena mencaploknya tanpa belaskasih. Maka Salib Tuhan memberi pesan bahwa kehidupan bersama yg lbh bermartabat bagi semua makluh bumi dengan tindakan solidaritas.

Salib Tuhan mengalirkan hidup krn Tuhan dalam pendertaanNya telah mengalahkan kematian. Maka sebagai Orang Kristiani Katolik memaknai salib untuk membentuk karakter solidariras dan kerendahan hati utk menjaga alam dgn semangat keadilan.

Beranjak dari hal tersebut Maka Seluruh Umat Paroki St. Yohanes Vianey Maubesi Mengimani Jalan Salib Laudato Si dengan Menaman pohon.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar aman dan tertib.

Follow WhatsApp Channel politicnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 212 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Rilis

Pelaksana Pekerjaan, Akan Perbaiki Kerusakan Jalan Q1 Tambah Asri-Semambang

Rilis

BNPB Siapkan Relawan untuk Penguatan Disiplin Protokol Kesehatan Jelang PON XX Papua

Opini

KPID Sumbar Usul Penguatan Kelembagaan saat Raker di Bintan

Eksekutif

Gubernur Sumbar Minta Distribusi Dokter Gigi Lebih Merata Hingga Kabupaten dan Kota

Rilis

Presiden Jokowi Dorong Peningkatan Nilai Tambah Industri di Tanah Air

Rilis

Golkar-PAN Gabung KKIR, PKB : Selamat Datang, Urusan Capres Kami Berpegang Hasil Muktamar

Eksekutif

Gubernur Mahyeldi Ungkap Kesiapan Sumbar Menyambut Kedatangan Presiden Jokowi

Eksekutif

PSHT Rayon Gajah Pawai Obor Warnai Malam Takbiran di Desa Gajah