Home / Rilis

Rabu, 20 Oktober 2021 - 08:44 WIB

125 Pegawai BPN Terlibat Mafia Tanah

Ollie Wijaya - Penulis

JAKARTA : Kementerian ATR atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) menjatuhkan hukuman kepada 125 pegawai yang terlibat dalam kasus mafia tanah. Hukuman itu diberikan sebagai bentuk pembinaan.

Inspektur Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Sunraizal mengatakan Inspektorat Bidang Investigasi menindak tegas dan mendisiplinkan pegawai yang terkait dengan kasus mafia tanah.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini dapat dilihat dari 732 pengaduan,” ucap Sunraizal.

Dari laporan itu, Inspektorat Bidang Investigasi menghukum 125 pegawai Kementerian ATR/BPN karena terlibat dengan kasus mafia tanah.

Menurut Sunraizal, pengaduan masyarakat meningkat semenjak ada Inspektorat Bidang Investigasi di Kementerian ATR/BPN. Pengaduan ini terbagi dalam beberapa bentuk.

Baca Juga :  Bamsoet Bersama Anggota DPD RI Akan Bentuk Relawan 4 Pilar MPR RI di Seluruh Indonesia

• Pertama, pengaduan penyalahgunaan wewenang sebanyak 17 kasus.

• Kedua, pengaduan terkait masalah pelayanan masyarakat sebanyak 201 kasus.

• Ketiga, pengaduan korupsi atau pungutan liar sebanyak 11 kasus.

• Keempat, pengaduan kepegawaian atau ketenagakerjaan sebanyak tiga kasus.

Sunraizal menyebutkan pengaduan paling banyak terkait sengketa, konflik, dan perkara pertanahan, yakni 493 kasus.

Dari pengaduan itu, Inspektorat Bidang Investigasi telah menangani 162 kasus. “Semua pengaduan dianalisis yang memenuhi persyaratan, yang bukan mengandung fitnah, tentu akan kami tindaklanjuti ke lapangan,” terang Sunraizal.

Baca Juga :  Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Peningkatan Status Siaga Tempur di Nduga Papua

Ia memastikan pihaknya menindak tegas seluruh pihak, termasuk pegawai kementerian yang terbukti melanggar hukum.

“Kami tidak main-main terhadap kasus yang mencoba meletakkan surat-surat di atas tanah orang lain. Tidak toleransi sama sekali. Ini hal yang membuat kekacauan,” tutur Sunraizal.

Sejauh ini, 32 pegawai Kementerian ATR/BPN yang dihukum berat telah diberhentikan, 53 orang diberikan disiplin sedang dan 40 orang disiplin ringan.

Follow WhatsApp Channel politicnews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 7 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Eksekutif

Canvassing dan Program Tebus Murah GPGP

Rilis

Kapolri : Pintu Masuk WNA Dibuka Bukti RI Lebih Siap Soal Covid

Rilis

Irjen Pol Ahmad Luthfi Kapolda Jateng; Sosok pimpinan Yang Menginspirasi Dalam Pelayanan Masyarakat

Komunitas

GERAKAN KEADILAN RAKYAT DUKUNG SEPENUHNYA RANGKAIAN AKSI MAHASISWA BERSAMA RAKYAT CINTA DEMOKRASI

Komunitas

Kado HUT ke-77 RI, YMTTN Berbagi Buku di SMP Negeri 1 Miomaffo Barat

Eksekutif

Indonesia Juara Satu Touch Rugby dalam Rangka ASEAN Day di Kazakhstan

Rilis

Presiden Jokowi Minta APBN 2022 Di Rancang Responsif, Antisipatif Dan Fleksibel

Pemilihan

Tokoh Banten Nilai DRPD dan OPD Gagal Realisasikan Perda Pesantren